Aktivis Terbaik Bakti Nusa IV UNS Solo Ini Beri Inspirasi Siswa SMA Muhammadiyah PK Kottabarat

0
338

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Triana Rahmawati mengajak para siswa SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta untuk menjadi aktivis sosial.

Adapun  Triana adalah aktivis terbaik Bakti Nusa IV Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Hal ini Triana sampaikan dalam kelas inspirasi menjadi entrepreneur muda dan aktivis sosial yang digelar SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta di aula sekolah setempat, Jumat (24/03/2017).

“Dengan menjadi aktivis sosial, saya merasa tidak terbebani,” katanya di hadapan para siswa SMA Muhamamdiyah Kottabarat, Surakarta.

Justru, kata dia, menjadi aktivis sosial bisa melatihnya untuk berjiwa mandiri dan siap menghadapi segala tantangan yang ada.

“Dengan banyaknya tanggung jawab yang kita emban maka hal ini akan semakin melatih diri kita untuk lebih siap manakala ada masalah yang dihadapi,” ungkapnya.

Triana juga menceritakan pengalaman istimewanya saat menjadi aktivis.

Saat itu  ia menjadi tamu peserta kehormatan yang diberi kesempatan untuk menaiki kapal perang TNI AU dan berkeliling pulau-pulau di Indonesia secara gratis selama satu bulan penuh.

Selain itu, ia juga memiliki pengalaman berkunjung ke berbagai negara dalam rangka student exchange.

Triana membagikan semua pengalamannya ini kepada semua peserta kelas inspirasi tersebut.

Perempuan asal Palembang ini juga merupakan pelopor berbagai gerakan sosial, seperti rumah schizofren bagi para penderita schizofrenia, sedekah botol bagi masyarakat kurang mampu yang ingin berobat, dan masih banyak gerakan lain.

Para siswa pun sangat antusias dalam mengikuti acara ini.

Sesekali mereka juga melontarkan pertanyaan kepada Triana.

“Mbak, gimana sih caranya agar kita bisa membagi waktu antara belajar dan berorganisasi?,” tanya Ketua IPM SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhammad Maulana Isa.

Mendapat pertanyaan itu, Triana dengan sabar menjawab satu persatu pertanyaan dari peserta kelas inspirasi tersebut.

“Yang pasti kita harus punya manajemen waktu yang baik.”

“Karena dengan ikut organisasi berarti kita memiliki tanggung jawab lebih, yang awalnya kita hanya belajar di kelas maka dengan ikut organisasi maka kita harus pandai dalam membagi waktu agar semua bisa berjalan beriringan,” kata dia.
“Intinya harus punya prioritas dan majamen waktu yang baik dan tentunya yang bisa mengatur semua itu ya diri kita sendiri,” ujarnya.   (*)

SUMBERtribunnews.com
BAGIKAN

LEAVE A REPLY