Angkringan Untuk Bangsa, Tekad Bulat Menjadi Negarawan Muda.

153

Widya Puraya Undip, menjadi saksi semangat dan komitmen para negarawan muda untuk menjadi penggerak bangsa ini kedepan. Tadi malam (18/7/2012) dalam rangkaian kegiatan Temu Etos Nasional (TENs)2012, diadakanlah Angkringan untuk Bangsa yang mengusung  tema” Membentuk Konsepsi Negarawan Muda”

Hadir dalam kesempatan ini empat pembicara, yang pertama menyampaikan gagasannnya adalah Bunda Darosih. Pengisi acara rutin  di salah satu stasiun televisi ini  memaparkan, bahwa negarawan muda khususnya kaum hawa, paling banyak berperan, karena merekalah yang sebenarnya menjadi rahim bagi generasi bangsa. Namun, dingatkan untuk tidak meninggalkan kodratnya  sebagai wanita.

Dalam acara ini hadir pula budayawan Budi Maryono, novelis asal Semarang yang juga menjadi pengasuh program konsultasi di salah satu stasiun radio di Semarang. Menurut beliau, seorang negarawan muda ialah seseorang yang berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya bagi orang disekelilingnya.  “Menjadi negarawan muda bisa dilakukan oleh kita meski  dari hal yang terkecil,  seperti kita berhenti merokok, agar orang lain tidak terdzalimi karena menjadi perokok pasif” begitu kata penggiat terapi menulis ini.

Malam itu diharapkan menjadi momentum kebangkitan para pemuda dan menjadikan semakin waspada terhadap pengaruh buruk yang menyerang.  Achmad  M, Akung, Dosen Psikologi Sosial UNDIP, yang juga menjadi narasumber pada kesempatan ini  mewanti-wanti kepada para peserta atas pengaruh-pengaruh buruk yang ada.  Contoh yang membahayakan adalah pornografi. Menurut beliau jika sudah menyerang para pemuda maka, menjadi negarawan muda itu tinggal impian.

Senada dengan hal itu, narasumber berikutnya yaitu,  Efendi Nugroho  selaku penggiat pengembangan SDM di Semarang. Mengatakan bahwa, para koruptor saat ini secara usia,  mereka  masih dibilang  pemuda, hal itu terjadi karena tidak memiliki karakter kebangsaan yang kuat. “Oleh karena itu, kita perlu komitmen , bahwa semua peserta yang hadir malam ini siap memimipin bangsa Indonesia 20 tahun kedepan  diberbagai lini kehidupan”.

Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta ini, disambut dengan hidangan ala angkringan yang dihidangkan dalam wadah besar.  Sehingga menimbulkan suasana keakraban.  Pada kesempatan ini juga tampil tim kreatif dari Etoser Undip, yang menampilkan tarian ciamik, perpaduan antara tarian tradisional dari beberapa daerah di Indonesia yang dipadukan dengan tarian modern. Tarian ini memotret keragaman budaya bangsa yang perlu senantiasa kita jaga.

Besar harapan kita, bahwa ratusan peserta ini memegang teguh janjinya dan komitmennya. Mereka akan  menjadi negarawan muda dan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang unggul. Amin.

 

SHARE