Beasiswa Aktivis Nusantara

Program investasi sumber daya manusia yang diberikan kepada para aktivis mahasiswa di berbagai bidang yang bertujuan membentuk negarawan pemimpin, berkarakter, kontributif, dan berprestasi. Beasiswa Aktivis Nusantara atau Bakti Nusa diwujudkan dalam tiga bentuk kegiatan. Pertama, pemberian dukungan aktivitas setiap bulan dan dukungan aktivitas dalam dan luar negeri. Kedua, fasilitas pengembangan diri, yakni pelatihan dan pembinaan. Pelatihan terdiri atas pembangunan karakter, pelatihan kepemimpinan, pelatihan kepenulisan, pelatihan komunikasi publik, dan training values. Pembinaan terdiri atas pembinaan aktivis, yakni pendampingan kepemimpinan praktis oleh fasilitator yang meliputi aspek agama, kepemimpinan, keterampilan manajerial, akademik, dan sosial yang juga berperan sebagai sarana berbagi, pemantauan, dan evaluasi bagi peserta program oleh fasilitator.

Sasaran

  • Mahasiswa muslim aktif S1 minimal semester V dan maksimal semester VII di kampus rekomendasi BAKTI NUSA (Unsri, UI, UNJ, IPB, ITB, Unpad, UNS, UGM, dan UNY)
  • IPK minimal 2.75 skala 4.00
  • Aktif sebagai pengurus organisasi minimal 1 (satu) tahun

 Bentuk Pendanaan

  • Dukungan aktivitas sebesar Rp. 800.000/ bulan
  • Dukungan aktivitas dalam dan luar negeri
  • Dukungan prestasi (bahasa asing dan magang)
  • Program pengembangan diri (pembangunan karakter, pembinaan, penugasan, pelatihan kepemimpinan, kepenulisan, komunikasi publik, dan nilai-nilai)
  • Proyek gerakan sosial

Sebaran Penerima Manfaat

Program BAKTI NUSA saat ini terdiri atas 96 mahasiswa dan 70 alumni dari Universitas Sriwijaya, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Gadjah Mada. Selain penerima manfaat langsung, program BAKTI NUSA juga memiliki ribuan penerima manfaat tidak langsung dari gerakan sosial yang dilaksanakan di setiap wilayah maupun berbagai kegiatan pembinaan yang memberikan multiplier effect kepada masyarakat, misalnya dalam kegiatan Marching for Boundaries yang memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.