Belajar Ceria Bersama Guru Kreatif

341

“Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”, slogan yang masih sangat lekat untuk membangun pencitraan seorang guru. Dilematika seorang guru sekarang ini tidak boleh lepas dari perhatian bersama. Guru sebagai bentuk pengabdian demi pendidikan anak bangsa sebagai generasi penerus negara, di sisi lain guru berhenti hanya sebagai profesi. Terlepas dari perdebatan fenomena ini, tetaplah guru menjadi garda depan dalam berperan memajukan kualitas pendidikan dan mencetak pemimpin bangsa. Dengan demikian, guru memiliki amanah yang luar biasa dan itu tidak ringan.

Persoalan penciptaan pendidikan yang inovatif dan modern tidak sekedar pada peran guru, melainkan pada keadaan geografis keterjangkauan dengan fasilitas penunjang, sarana prasarana sekolah dan keadaan lingkungan sosial. Beberapa hal di atas bukan berarti selalu mendominasi kelemahan proses pendidikan di Indonesia, tetapi ketika peran guru kreatif mampu memanfaatkan keadaan yang ada maka persoalan dapat dibatasi. Berangkat dari pengembangan peran guru yang kreatif diharapkan pendidikan semakin inovatif, modern dan efektif.

Sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi guru, Beastudi Indonesia dan Makmal Dompet Dhuafa menyelenggarakan pelatihan guru dengan tajuk “Guru Kreatif, Pendidikan Berkualitas”. Pelatihan guru ini memiliki dua tahap, tahap I bertemakan “Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan”, sedangkan tahap II bertemakan “Dislpay Ruang Kelas”. Pelatihan guru tahap II telah diselenggarakan bagi guru SD dan SMP dari beberapa sekolah di Depok. Pelatihan guru ini diselenggarakan pada tanggal 14 April 2012 di Engineering Centre, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Acara ini terselenggara atas kerja keras Etoser Jakarta demi berusaha memberikan manfaat untuk kemajuan pendidikan.

Pelatihan guru tahap II ini membahas bagaimana menciptakan ruang kelas yang dinamis, menarik, nyaman dan menyenangkan. Pengembangan ruang kelas kreatif mampu menciptakan suasana pembelajaran yang inovatif sehingga memberikan semangat bagi pada siswa setiap harinya. Penciptaan display kelas ini mampu menumbuhkan kepercayaan diri, antusiasme dan imajinasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, kemampuan guru menciptakan ruang kelas kreatif tidak sekedar berpengaruh pada aspek akademis siswa, melainkan dari aspek kreativitas mereka.

Pelatihan guru ini diikuti oleh 18 guru dari beberapa SD dan SMP di sekitar Depok. Pelatihan ini dimulai dengan bahasan teoritis dan dilanjutkan dengan praktek. Alur penyampaian materi dilakukan sangat interaktif dan dua arah, dimana peserta memiliki porsi partisipasi yang lebih besar daripada trainernya. Metode pembelajaran ini diaplikasikan supaya guru peserta memahami secara holistik bagaimana menciptakan suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan. Harapan utama adalah implementasi pelatihan ini pada proses belajar mengajar di sekolah masing-masing. Pelatihan guru akan dilakukan di 5 kota lain, yaitu di Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya. (eko)


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE