Belajar dari Gerakan Melukis Harapan

190

Surabaya – Dalu Nuzulul Kirom, Mantan Presiden BEM ITS yang juga Founder Gerakan Melukis Harapan (GMH) berbagi ilmu dengan Etoser Surabaya tentang “Konsep Pemberdayaan Masyarakat” dalam kegiatan upgrading Despro Etos Surabaya pada Minggu (19-03) . Bertempat di Dompet Dhuafa Jatim lantai 3, upgrading diikuti oleh Etoser angkatan 2014, 2015, dan 2016.

Dolly sebagai pusat lokalisasi terbesar di Asia Tenggara telah ditutup oleh Walikota Surabaya pada 2014 lalu. Setelah ditutup, Dolly membutuhkan sinergi banyak pihak untuk bersama-sama bergandengan tangan menyongsong masa depan yang lebih baik. Salah satu pihak yang terlibat adalah Gerakan Melukis Harapan, Dalu bersama teman-teman GMH bekerja keras untuk membangkitkan ekonomi dan pendidikan Dolly yang lebih sehat. Banyak rintangan dan hambatan yang dialami oleh GMH. Tetapi mereka tidak menyerah, atas keberhasilannya menginisiasi perubahan wajah Dolly, GMH beberapa kali mendapatkan penghargaan berskala nasional.

Salah satu kalimat yang diutarakan Dalu adalah “Di dalam setiap reruntuhan peradaban tersimpan peluang untuk melakukan perubahan”, maka ketika wajah buruk Dolly sudah runtuh, GMH bersama masyarakat berusaha melakukan perubahan yang positif di Dolly, membentuk wajah Dolly yang baru, Dolly yang terbebas dari prostitusi, Dolly yang madani.

Semoga perjuangan GMH menginspirasi Etoser untuk membangun Despro yang lebih baik, menebar kebermanfaatan bagi sekitar. Mewujudkan hadits Rasulullah,”Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi yang lain”. (KN/Sby)


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE