Belajar Memimpin

184

Oleh: Eko Hidayat

PENGANTAR

Tiap oraganisasi yang memerlukan kerjasama antar manusia dan menyadari bahwa masalah manusia yang utama adalah masalah kepemimpinan. Kita melihat perkembangan dari kepemimpinan pra ilmiah kepada kepemimpinan yang ilmiah. Dalam tingkatan ilmiah kepemimpinan itu disandarkan kepada pengalaman intuisi, dan kecakapan praktis. Kepemimpinan itu dipandang sebagai pembawaan seseorang sebagai anugerah Tuhan. Karena itu dicarilah orang yang mempunyai sifat-sifat istimewa yang dipandang sebagai syarat suksesnya seorang pemimpin.

Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukannya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.

Menurut Kartono, kepemimpinan itu karakternya khas, spesifik, dibutuhkan pada satu situasi tertentu. Sebab didalam sebuah kelompok yang melakukan kegiatan-kegiatan tertentu dan memiliki sebuah tujuan serta berbagai macam peralatan yang khusus. Pemimpin sebuah kelompok dengan ciri-ciri yang karakteristik adalah fungsi dari situasi tertentu.

PENGALAMAN DALAM MEMIMPIN

Memimpin bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan, namun memimpin juga bukan merupakan hal yang mustahil untuk dilakukan setiap orang, terlepas dia seorang laki-laki maupun perempuan. Memimpin bisa menjadi hal menarik dan menantang jika kita memiliki rasa tanggung jawab yang penuh terhadap apa yang kita pimpin. Sebaliknya, memimpin juga merupakan hal yang membosankan ketika iklim di lingkungan datar (flat). Bisa dikatakan bahwa memimpin sangat bergantung pada lingkungan sekitar.

Sebagai pengalaman pertama saya menjadi pemimpin di dunia perkuliahan ialah menjadi ketua kelas pada sebagian besar mata kuliah yang saya ambil hingga sampai pada semester akhir. Tetapi hal tersebut sangat membosankan karena kembali lagi pada faktor lingkungan. Keadaan tersebut sama seperti ketika saya masih di bangku SMA, selalu menjadi ketua kelas. Entah kenapa rata-rata semua orang menitipkan kepercayaannya kepada saya dalam memimpin mereka.

Namun, ternyata apa yang selama saya lakukan sebagai pemimpin, saya mulai memetik hasilnya. Saya menjadi lebih dekat dengan teman-teman kelas, dosen mata kuliah serta karyawan. Saya juga sering diajak dalam beberapa project penelitian yang dilakukan oleh dosen. Sadar atau tidak, semua itu berawal dari memimpin di dalam kelas.

Selama menjalani perkuliahan aktif di dalam kelas, saya pun mengikuti berbagai organisasi dan kegiatan di dalam kampus. Saya mulai belajar memimpin dan dipimpin. Kita semua harus paham, bahwa dipimpin pun harus memiliki ilmunya. Itulah kenapa konsep kepemimpinan sangat sulit untuk diterapkan pada kita yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan. Selain kegiatan atau organisasi intra kampus, saya juga sering mengikuti kegiatan-kegiatan di luar kampus. Sampai pada suatu ketika saya mengikuti kegiatan berskala nasional maupun internasional. Walaupun capaian saya tidak sebaik teman-teman lain yang mungkin memiliki banyak pengalaman dan penghargaan. Namun setidaknya saya mampu belajar tentang kepemimpinan dari banyak tokoh dengan karakter yang berbeda-beda.

Pengalaman memimpin saya yang berkesan sejauh ini ialah ketika menjadi mengomandoi kementerian Media dan Informasi di BEM KM UNSRI periode 2015/2016. Saya memimpin orang-orang dengan karakteristik yang menarik dan disanalah saya merasa benar-benar memimpin. Selain itu, pengalaman berharga lainnya ialah ketika diamanahkan sebagai Penerima Manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara Angkatan 6 Universitas Sriwijaya. Disini kita ditempa sebagai seseorang yang kelak menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing, Insya Allah. Semoga tetap istiqomah prinsip “Mau belajar, mau dibina dan mau berbagi.”

Kita semua harus paham bahwa memimpin adalah amanah. Tidak peduli sekecil apapun cakupannya, ketika kita diamanahkan sebagai pemimpin berarti orang-orang tersebut telah berani menitipkan kepercayaannya.

________________

BAKTI NUSA 2017

We Are Leaders | #WeAreLeaders

http://www.beastudiindonesia.net

 

REFERENSI

  • https://id.wikipedia.org
  • https://www.seputarpengetahuan.com

***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE