Berkolaborasi bersama Dokter Ilham Nurdin

172

Kukayuh sepedaku dengan pelan dan sangat hati-hati, tanganku begitu tegang memegang setang, sesekali kutoleh ke belakang. Aku bukan baru belajar naik sepeda, tapi pagi ini aku membawa beras jualan seberat 30 kilogram di boncengan belakang sepedaku. Meskipun bapak sudah mengikatnya dengan kuat, terkadang masih ada rasa was-was yang memaksa kepalaku untuk selalu menoleh ke belakang sekadar mengecek boncenganku. Sebelum berangkat ke sekolah, aku mengantarkan beras kepada ibu untuk dijual ke pasar, kadang bergantian dengan kakak laki-lakiku yang sudah agak lebih besar dariku. Sore harinya, sepulang dari mengaji, biasanya aku ke pasar lagi untuk membantu ibu berjualan atau sekadar membantu membereskan jualan.

Itulah sekelumit dari kisah dr. Ilham Nurdin. Perjuangannya sedari kecil, membawanya menggapai mimpi melalui Beastudi Etos Dompet Dhuafa pada 2003 silam. Kehidupan yang sulit tidak membuatnya patah semangat. Sampai tercapailah mimpinya menjadi seorang dokter.

Saat ini, Ilham telah menjadi dokter dan bekerja di RSUP Persahabatan Jakarta. Selain itu, Ilham juga menjadi dosen di Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta. Menurut dokter yang mempunyai motto hidup “no pain no gain” ini pembinaan Beastudi Etos mengajarkannya untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama, sekecil apapun itu.

Ingin BERKOLABORASI dengan Ilham Nurdin & alumni-alumni keren lainnya? Yuk, ikutan *“GATHERING ALUMNI BEASISWA DOMPET DHUAFA PENDIDIKAN” pada Sabtu, 6 Agustus 2016 pukul 17.00-21.00 WIB di Gedung P4TK, Parung, Bogor, Jawa Barat*

*Yuk, daftar di*  bit.ly/IkutGathering2016

(bagi yang tidak ikut, silahkan tetap mengisi formulir untuk meng-update database). Bagi yang ingin menginap, silahkan bisa menghubungi nara hubung kami di 085817018530 (Hassan).

SHARE