Go Abroad, Why Not?

165

Youth Entrepreneurship Symposium 2017, NUS Business School Singapore

Oleh: Mohammad Firda Ari Sanjaya, Etoser dan Mahasiswa Universitas Airlangga Jurusan Manajemen

Go Abroad merupakan suatu impian yang hampir dimiliki oleh semua mahasiswa untuk mencicipi bagaimana kehidupan di luar negeri. Pun halnya dengan saya sebagai mahasiswa memiliki tekad besar untuk mengambil setiap kesempatan ketika ada program baik kompetisi, konferensi, summer program dan lain-lain yang sifatnya internasional. Alhamdulillah, berkat usaha dan doa proposal business plan yang saya ajukan ke program Youth Entrepreneurship Symposium di NUS berhasil lolos dan menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam ajang kompetisi bergengsi di salah satu kampus ternama di Singapur.

Banyak hal yang saya pelajari dari sebelum berangkat hingga seusai acara. Ketika setelah dinyatakan lolos sebagai delegasi tentu yang menjadi beban pikiran adalah biaya akomodasi ke Singapur. untuk itu, saya membuat proposal pengajuan dana ke pihak kampus Universitas Airlangga. Dari proses ini, saya belajar tetang birokrasi yang bisa dikatakan lumayan ribet dan panjang sampai-sampai setelah tiga minggu proposal yang saya ajukan mendapat persetujuan dari pihak kampus. Akan tetapi, timbul permasalahan ketika pihak kampus memberitahukan bahwa bantuan baru bisa diberikan ketika sudah menyetorkan laporan pertanggungjawaban ke pihak kampus. Sehingga, saya putuskan untuk meminta bantuan ke teman-teman saya dulu untuk meminjami sejumlah uang dengan jaminan setelah melakukan laporan pertanggungjawaban akan saya lunasi hutang-hutang tersebut. Meskipun sudah di bantu teman saya, tetap uang yang saya miliki masih kurang. Akhirnya, saya mengajukan bantuan ke pihak Beastudi Etos pusat. Alhamdulillah setelah proses yang panjang, dana yang saya butuhkan telah terkumpul untuk membiayai seluruh akomodasi dari berangkat hingga pulang nantinya.

Pada saat keberangkatan rasa syukur ini tidak terkira banyaknya kepada Allah yang telah mengabulkan mimpi saya untuk Go Abroad. Kemudian hal yang saya sukai ketika naik pesawat karena selalu teringat ketika kecil sering melihat pesawat di atas awan dan berpikir “kapan saya bisa naik pesawat?” Kini pikiran tersebut mampu saya realisasikan. Kemudian, setibanya di Changi International Airport saya mencoba eksplorasi kemampuan Bahasa Inggris dengan dalih minta bantuan bagaimana cara membuat MRT Card. Meskipun dengan keterbatasan Bahasa Inggris, tapi saya mampu memahami setiap arahan yang diberikan oleh salah satu penjaga di information center. Setelah itu, saya bergegas mengikuti arahan yang diberikan dan membuat MRT Card untuk akses naik MRT menuju Kampus NUS.

IMG_4959Setibanya di Kampus NUS, saya bertemu dengan semua delegasi dari Indonesia, Singapur, Malaysia, Thailand dan negara Asia lainnya. Pada sesi pertama, tim panitia mengarahkan untuk registrasi ulang dan memasuki Hall Mochtar Riadi Building. Ketika itu dilakukan pembekalan. Event ini merupakan perjuangan bagi saya mempresentasikan ide bisnis yang saya miliki yaitu startup di bidang Fintech. Bagi saya, sesi yang paling menarik ketika sesi mentoring dengan para expert, banyak pelajaran yang saya dapat terkait mengembangkan suatu bisnis. Selain itu, sesi ketika presentasi ide bisnis juga sangat berkesan untuk saya.

WhatsApp Image 2017-06-16 at 15.08.53Pada saat sesi presentasi ide bisnis, saya merasa agak gugup karena baru pertama kali mengikuti kompetisi international dan harus presentasi dihadapan para juri yang merupakan CEO dari berbagai perusahaan besar di Singapur, alhasil ketika sesi pengumuman nominasi, saya hanya mampu sampai pada tahap semi final. Meskipun demikian, saya tetap bersyukur dan bangga. Selain itu, juga banyak hal yang harus saya perbaiki mulai dari kemampuan berbahasa Inggris, rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi.

Last but not least, pengalaman menjadi delegasi dalam Youth Entrepreneurship Symposium akan menjadi momen yang sangat berharga. Saya akan terus mencoba lagi dan lagi mengikuti event-event internasional lain. Bagi saya, terus mencoba adalah langkah terbaik untuk mengembangkan potensi diri meskipun berliku-liku dalam prosesnya. “The winner is someone who always doing to try something, and never ends”.


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE