Hanami: Hadiah Terindah di Musim Semi

246

Musim semi kembali datang menyapa bumi Sakura. Kedatangannya menumbuhkan gairah hidup baru bagi masyarakat Jepang, setelah sebelumnya seakan lesu bersembunyi di balik selimut musim dingin. Ketika berbicara musim semi, ada satu tradisi sejak berabad-abad silam yang sampai saat ini masih terjaga. Tradisi yang selalu ditunggu-tunggu tidak hanya oleh penduduk asli Jepang tapi juga warga pendatang. Tradisi yang menjadi hadiah terindah di musim semi. Ia lah Hanami. Hanami yang secara bahasa berarti melihat bunga merupakan tradisi untuk menikmati keindahan bunga sakura sembari kumpul, makan-makan, dan bercengkerama dengan sanak keluarga, kerabat, atau sahabat. Jika ditelusuri, tradisi Hanami berawal sejak Periode Nara (710-794), meski saat itu keindahan bunga yang dinikmati bukanlah sakura melainkan pum atau ume. Sakura mulai menjadi simbol Hanami sejak Periode Heian (794-1185). Saat itu perayaan Hanami begitu megah dan mewah, berlangsung di aula istana kaisar, dengan pertunjukan puisi dari para pujangga kekaisaran Jepang. Tradisi Hanami terus menjadi monopoli kekaisaran sampai akhirnya Tokugawa Yoshimune pada Periode Edo (1600-1867) mendorong tradisi ini menjadi bagian masyarakat umum Jepang. Hingga saat ini Hanami menjadi bagian tak terpisahkan dari musim semi dan masyarakat Jepang.

Hanami berlangsung saat bunga Sakura mekar, yakni berawal dari pulau Okinawa pada awal Februari, terus bergerak ke utara sampai ke Tokyo pada awal April, dan berakhir di pulau Hokkaido pada awal Mei. Bunga Sakura hanya mekar selama 1 sampai 2 minggu. Bersyukur, di sini, Badang Meteorologi Jepang (JMA) bisa memetakan dengan cukup akurat kapan bunga sakura akan mekar penuh pada setiap tempatnya. Bahkan ada aplikasi mobile yang menyediakan tempat-tempat terindah untuk Hanami beserta fasilitas pendukungnya. Untuk wilayah Tokyo, salah satu tempat yang menjadi favorit untuk Hanami adalah Shinjuku Gyoen National Garden. Tempat ini, selain mudah dijangkau, juga menawarkan keindahan ribuan pohon Sakura dengan berbagai jenis. Tidak heran jika setiap musim semi tempat ini selalu dipenuhi pengunjung, termasuk para pelajar dari Indonesia yang tergabung dalam PPI.

Suasana Hanami PPI Tokodai di Shinjuku Gyoen National Garden

Dengan tersebarnya pohon Sakura di hampir semua wilayah Jepang, tempat Hanami bisa dimana saja, tidak terbatas di tempat wisata. Bahkan kampus pun bisa menjadi tempat favorit bagi keluarga untuk berhanami ria. Seperti yang terjadi pada kampus Tokodai (Tokyo Institute of Technology). Setiap harinya saat bunga sakura bermekaran, kampus ini layaknya taman bermain keluarga. Putih dan rindangnya bunga sakura, dengan landmark bangunan tua kampus di bagian selatan, gedung perpustakaan futuristik di bagian utara, serta ruang beralaskan rumput terbuka di kanan kirinya, menjadikan tempat ini tempat sempurna untuk menikmati Hanami.

Suasana Hanami di halaman kampus Tokodai

Jika Anda ingin berlibur ke Jepang, datanglah di saat musim semi tiba. Anda pasti akan disambut dengan keindahan warna-warni bunga Sakura yang mengingatkan akan ke-Maha Indah-an Sang Pencipta. Saat itu pula anda akan merasakan sendiri Hanami, hadiah terindah di musim semi.

SHARE