Inilah Kami, Siap Menggenggam Dunia

608

Oleh: Moh. Khoiruddin Rajulaini

Prestasi merupakan sebuah inspirasi tersendiri sebagai akademisi muda untuk terus berkarya dan berbuat lebih untuk bangsa dan negara ini. Dengan prestasi, semangat dalam diri akan lebih terasa. Dimana satu titik kepuasan telah tercipta. Tabiatnya, ketika seseorang berprestasi, ia akan merasa bangga terhadap dirinya dan berkeinginan untuk selalu mengasah kemampuannya. Oleh karena itu, kemampuan-kemampuan yang telah terasah selama ini, perlahan akan membuktikan bahwa perjuangan mahasiswa sebagai akademisi muda akan bermuara kepada sebuah asa untuk menggenggam dunia.

Dewasa ini para pemuda negeri ini telah banyak melahirkan prestasi di tingkat internasional dengan bidang mereka masing-masing. Mereka mampu menunjukkan kualitas terbaik hasil pendidikan negeri ini yang tengah carut marut menangani berbagai masalah politiknya. Faktanya, tak semua yang berprestasi di tingkat internasional merupakan orang berada. Orang yang setiap hari hidup berkecukupan dengan segala macam sarana prasarana pendukung pendidikannya. Namun, banyak pula dari mereka yang datang dari kaum marginal. Tak terbayangkan jika mereka mampu mengenyam pendidikan tinggi, apalagi keliling dunia. Ternyata, asa yang mereka punya, rupanya mampu menguatkan langkah mereka untuk menginjakkan kaki di negara lain. Prestasi para akademisi muda ini tentunya beraneka ragam. Prestasi dalam kancah internasional tak mesti diidentikkan dengan kejuaraan olimpiade ilmu pengetahuan maupun kegiatan perlombaan di bidang lainnya, tetapi pun dengan melakukan community development, berorganisasi, dan penelitian.

Dan saya pun akan menceritakan perjalanan inspiratif saya bersama kawan-kawan yang tergabung dalam “8 e-Rangers Nusantara and The Monsters”. Kami yang selalu semangat saling memotivasi untuk membekaskan jejak demi jejak langkah kami di seluruh penjuru dunia. Rupanya tangan-tangan tulus penderma mulai melihat hasil dari kami yang tertantang. Mereka yang datang dari hati menolong asa kami yang dulu sempat redup. Memang tak semua anggota “8 e-Rangers Nusantara and The Monsters” pernah ke luar negeri. Tetapi, kami yakin satu per satu, kelak akan mendunia dengan prestasi masing-masing. Allah tak ubahnya telah mengirimkan Dompet Dhuafa melalui Program Beastudi Etos-Beastudi Indonesia untuk hadir menyalakan asa kami kembali. Tiga tahun sudah, kami dibina oleh Beastudi Etos. Banyak sekali hal yang berkesan di hati kami. Baik dari segi pendidikan/akademis, persahabatan, kegiatan keagamaan, pengembangan diri, dan kegiatan sosial telah kami dapatkan.

“8 e-Rangers Nusantara and The Monsters” dibentuk dengan tujuan untuk saling memotivasi dan menginspirasi untuk terus berprestasi dan bermanfaat. Kelompok persahabatan ini merupakan bagian dari persahabatan utama kami para Pejuang Bersahaja, sebutan alumni Etos angkatan 2009 se-Indonesia. Kami terdiri dari Abdul Karim (Universitas Indonesia), Kiki (Institut Teknologi Bandung), Moh. Khoiruddin Rajulaini (Universitas Diponegoro), Muhammad Ulfi Bahari (Institut Teknologi Bandung), Alinda Nurbaety Hasanah (Universitas Hasanuddin), Khoirun Nikmah (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Iis Casmiati (Institut Teknologi Bandung), Novi Aulia Hikmawati (Universitas Andalas), Aang Hudaya (Institut Pertanian Bogor), dan Sony Junianto (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Sepuluh pemuda pemudi yang tergerak hati untuk berkoordinasi dan berkarya dari masa ke masa.

Layaknya peran Rangers dan Monsters, nama Rangers diharapkan mampu menjadikan kami penolong sesama dalam kebaikan, memberantas kemiskinan dan kebodohan, serta berjiwa pemimpin. Sedangkan Monsters yang selama ini merupakan tokoh oposisi dijadikan evaluator yang menjadi penggerak bagi Rangers untuk terus meningkatkan kualitas kompetensi diri dan kontribusi bagi masyarakat. Sebutan tersebut merupakan hasil koordinasi yang sangat panjang selama satu tahun terakhir ini. Media elektronik telah menyatukan kami sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi.

Perjalanan kami menggapai dunia dimulai ketika salah satu dari kami yang terpilih mengikuti International Training and Cultural Exchange di Malaysia. Bahkan dalam kesempatan tersebut, sang delegasi mampu mendapatkan penghargaan memenangkan International Debate 1st Batch dan kehormatan untuk bernyanyi di hadapan seluruh peserta dari Asia Pasifik. Tak lama kemudian, disusul dengan deretan prestasi yang membanggakan. Tiga dari anggota e-Rangers dinobatkan menjadi Mahasiswa Berprestasi di Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, dan Universitas Hasanuddin periode 2012. Invitation letter ke Swiss, Thailand, dan Australia. Kesempatan magang internasional di Hongkong pun tak terlewatkan. Tak cukup itu, International Youth Exchange Program dan oral presentation di beberapa konferensi internasional di Jepang dan Singapura menjadi pelengkap jejak-jejak prestasi “8 e-Rangers Nusantara and The Monsters”.

Karakter pemuda pemudi yang gigih memperjuangkan mimpi-mimpi, pemuda pemudi yang saling bersahabat, pemuda pemudi yang dipertemukan oleh Allah SWT dalam prestasi. Satu diantaranya berprestasi dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bogor. Satu yang lainnya berprestasi dalam karya sastra di Padang, berprestasi dalam aplikasi ilmu farmasi di Bandung. Ada pula yang berbakat menjadi desainer di Jakarta, menekuni ilmu kelautan di Surabaya, menjadi presenter, dan tiga lainnya berbakat dalam kesenian.

Tinta-tinta emas yang telah digoreskan menempatkan kami pada sebuah asa untuk terus bisa bermanfaat bagi siapa pun. Asa para pemuda dhuafa harapan negeri ini harus diperjuangkan. Dengan semangat dan kesahajaan yang dibangun, diri ini akan ikut serta menjadi tonggak kemajuan bangsa sebagai wujud tanggung jawab kami yang mengemban amanah atas kepercayaan yang telah diberikan oleh para muzakki, menerima beastudi yang sangat luar biasa ini.  Beastudi yang lebih dari sekadar berharga.

Hari demi hari kebanggan kami semakin terasa menyandang gelar alumni Dompet Dhuafa. Kesahajaan yang tercitra merupakan hiasan dari kekayaan prestasi yang telah dimiliki. Saya yakin bahwa prestasi-prestasi ini tercapai, karena doa-doa dan dukungan tulus ikhlas para penderma. Rasa syukur pun terpancar tatkala melihat buah hasil pendidikan lembaga zakat yang berhasil mewujudkan cita-cita mereka.

Dalam rangka berterimakasih kepada seluruh muzakki Dompet Dhuafa di negeri ini, “8 e-Rangers Nusantara and The Monsters” dengan bangga mempersembahkan satu lirik lagu diantara puluhan lagu yang tercipta khusus bagi mereka yang datang dari hati untuk memberi.

 

“Datang dari Hati”

”Dengan cahaya penuntun
Jiwa terpaut nan santun
Kokohkan jiwa muda sahaja
Satu untuk tujuan pada-Nya

“Mantapkan langkah dengan pasti
Sambut esok dengan hati
Pancarkan panji-panji Islami
Dunia kan jadi milik kami

“Syukuri anugerah ukhuwah ini
Istiqomah berjuang di jalan illahi
Jalan juang terus kami tapaki
Umat Islam sejati kami tepati….
Datang dari hati…

Gemilang prestasi anugerah illahi
Pejuang bersahaja selalu ada di hati
Mewujudkan pribadi unggul dan mandiri

#Reff  :
Ikrar bakti pemuda pemudi satu hati membangun negeri
Terimakasih muzakki-muzakki yang peduli
Nyalakan asa pada dalam hidup ini
Kau nantikan surga Allah abadi…
Datang dari hati….

Lagu tersebut tercipta sebagai wujud apresiasi kami. Kami yang teringat, betapa pedihnya hidup kala itu. Harapan seakan tak ada. Hidup seakan tak bermakna. Keputusasaan merajalela.

Namun, tatkala hati kami dipersatukan dalam ikatan—Etoser Dompet Dhuafa, masa depan seakan tergambar jelas. Dan harapan itu selalu ada. Kami adalah segelintir orang dari sekian banyak orang terpilih di negeri ini untuk berprestasi. Semoga Allah akan terus menjaga kami dalam keistiqomahan menuju surga kekal abadi.

Salam prestatif kami 8 e-Rangers Nusantara and The Monsters dan seluruh Pejuang Bersahaja (PB) ETOSER 2009.

 

Didedikasikan khusus untuk :

  • Dompet Dhuafa
  • Seluruh Muzakki dan Donatur
  • Seluruh Anggota Pejuang Bersahaja (Alumni ETOS Angkatan 2009)
  • 8 ETOS RANGERS NUSANTARA AND THE MONSTERS:
  • Abdul Karim (UI), Kiki (ITB), M.K. Raju Laini (Undip), M. Ulfi Bahari (ITB),
  • Alinda Nurbaety (Unhas), Khoirun Nikmah (ITS), Iis Casmiati (ITB), Novi Aulia (Unand),
  • Aang Hudaya (IPB), Sony Junianto (ITS).

***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE