Kemenangan Etoser Malang di International Young Inventor Award (IYIA) 2016

229

Oleh: Dimas Kurnia Juniardi.

Puji syukur kami haturkan kehadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Mengetahui segala isi hati, yang disetiap doa selalu kami hadirkan untuk menjaga mimpi-mimpi agar tetap subur dan dapat diijabah oleh-Nya.

Surabaya, 8 September 2016Hari itu menjadi hari terakhir tim kami berada di ajang perlombaan “IYIA (International Young Inventor Award) 2016”. Tepat pukul 08.00 WIB seremonial penutupan kegiatan IYIA 2016 dimulai kemudian diikuti oleh pengumuman dan penganugrahan juara peserta lomba IYIA yang telah berlangsung sejak 6 September lalu. Sama seperti sesi penganugrahan dalam acara lain, di penganugrahan IYIA 2016 ini kami juga tegang menantikan pengumuman hasil akhir. Jauh sebelum pengumuman kami mempersiapkan lomba ini sekitar pertengahan liburan semester genap 2016. Menjelang keberangkatan tanggal 6 September ke Surabaya kami memastikan dan mempersiapkan ulang perlengkapan apa saya yang harus kami bawa. Siang itu kami mulai mengambil alat di salah satu ruangan di Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya. Cukup susah untuk mengambil alat ini karena kunci ruangan di pegang oleh salah satu dosen yang kemudian beliau sudah pulang dan tidak berada di lingkungan kampus. Akhirnya kami mengambil inisiatif untuk menghubungi dosen lain yang ruangnya berada disebelah ruang dosen yang kami cari. Benar saja kami mendapatkan kunci itu dari intruksi dosen yang baru saja kita temui dan berhasil mengambil alat yang kita butuhkan.

Malang, 5 September 2016 Pukul 18.10 WIB – kami mulai me-running alat yang akan kami coba tampilkan untuk IYIA esok. Setelah memastikan bahwa semuanya telah bekerja dengan baik akhirnya saya dan teman saya melakukan finishing dengan mengecat rangka alat di malam harinya hingga pukul 00.30 WIB.

6 September 2016 pukul 07.00 WIB – kami semua berangkat ke Surabaya. Sesampainya di sana kami mulai merangkai alat untuk ditempatkan dalam stand. Nahasnya ada salah satu bagian alat yang tertinggal. Sontak kami khawatir dan kemudian berpikir cepat untuk menggantikan bagian alat tersebut. Akhirnya teman saya membeli alat yang kurang ke toko bangunan dan setelah semuanya terpasang kami tempatkan alat kami di stand.

Dalam acara Exhibition, kami mulai mempresentasikan alat kami kepada dewan juri yang berasal dari Malaysia dan Indonesia. Karena ini acara yang bertaraf Internasional maka kami mempresentasikanya dalam bahasa Inggris. Setelah penjurian selesai waktunya kami berkeliling ke stand lain. Di sana ada berbagai macam alat dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Syria, Yordania, dll. Kami mulai bertanya tentang mekanisme hasil riset mereka dan tidak ketinggalan foto bersama.

Rabu, 7 September 2016 Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu tiba. Hari ini pengumuman penjurian disampaikan. Dalam lembaran kertas yang tertempel di kaca dalam ruangan kami semua bergerombol mencari daftar nama kelompok kami. Akhirnya kami menemukan nama kelompok kami dan sontak bergembira karena kami mendapatkan Gold Medal dalam IYIA 2016 ini. Sungguh pengalaman pertama yang luar biasa. Di sini saya merasa efek dari pembinaan dari Beastudi Etos memang sangat besar dalam menunjang kemauan kompetisi saya saat ini. Di Etos kami banyak belajar berkompetisi menjadi yang terbaik dan produktif.

Semoga pencapaian ini bisa menjadikan saya dan tim dapat lebih menghargai setiap nikmat Allah yang telah diberikan.

lpj-etos

SHARE