Ketika Para Calon Guru Bermacarena

302

Sabtu 20 Oktober 2012, ada yang berbeda pada kegiatan para calon guru di SGI (sekolah Guru Indonesa) Dompet Dhuafa. Sejak pagi mereka diajari tari Macarena, lengkap dengan musik latinnya. Ini bukan sekedar gaya-gayaan atau juga hiburan semata, namun bagian dari pelatihan para guru yang akan diterjunkan ke seluruh pelosok negeri. Pada kesempatan kali ini yang menjadi trainer adalah filantropis dari yayasan Hulasko, bapak K Siswanto.

Dengan enerjik dan lincahnya, pak Siswanto menyampaikan pelatihan bertema” problem solving and decision making proces”, uniknya materi disampaikan dengan metode yang diawali tarian Macarena tadi. Peserta yang merupakan mahasiswa SGI angkatan 4 yang berjumlah 29 orang sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan dari pagi hingga sore hari.Gerakan-gerakan tari yang ia lakukan ternyata merupakan teori maupun konsep yang membahas tema yang ia sampaikan. Pak Siswanto, sangat berpengalaman dalam bidang pengembangan SDM. Sudah banyak perusahaan yang ia tangani baik perusahaan skala nasional juga internasional. Hingga saat ini ia masih aktif di Huwai Indonesia sebagai Currently Director Human Resources Service.

Yayasan Hulasko bukan hanya kali ini saja berinteraksi dengan keluarga besar Dompet Dhuafa. Beberapa waktu sebelumnya Hulasko juga berdonasi ilmu di Smart Ekselensia Indonesia.“Hulasko  adalah singkatan dari HUDBAY, LASMO dan KONDUR  yaitu perusahan MIGAS yang tiga kali berganti nama dan anggotanya adalah pegawai dan pensiunan dari perusahaan tersebut” ungkap Ibu Budi Palupi yang merupakan ketua harian Yayasan Hulasko ketika memberikan sambutan di awal kegiatan.

Donasi Ilmu ke SGI merupakan bagian dari program eksternal  yayasan Hulasko  diantara banyak program-program lain yang sifatnya internal lanjut bu Budi dalam penjelasannya. Ibu Budi palupi yang juga merupakan anggota dari Komunitas Filantropi Pendidikan (KFP) Dompet Dhuafa juga menyampaikan bahwa SGI memiliki tujuan yang hampir sama dengan Hulasko yaitu membentuk SDM Indonesia yang berbudi luhur dan bermental tangguh.

Diakhir kegiatan diberikan door prize untuk 4 peserta terfavorite yang dipilih oleh pak Siswanto dan Ibu Budi Palupi. ”Kami mengucapkan terima kasih pada Pak Siswanto, Bu Budi dan juga yayasan Hulasko yang telah sukarela menginfakkan waktu liburnya untuk kegiatan ini semoga bermanfaat untuk peserta dan untuk anak-anak di pelosok Indonesia yang akan menjadi murid SGI 4“ ungkap Aidil Azhari Ritonga selaku koordinator program KFP Dompet Dhuafa fasilitator dalam kegiatan ini. Diakhir acara KFP Dompet Dhuafa memberikan kenang-kenangan pada Yayasan Hulasko berupa buku dan lukisan karikatur pak Siswanto yang di buat oleh Rofi M Nur siswa Smart Ekselensia Indonesia kelas III SMP asal Bandung. (aid)


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE