Mencetak Generasi Pencetak Perubahan Bersama Strategic Leadership Training

326

Bogor – Pemuda sebagai salah satu elemen penting dari bangsa ini harus dididik, dibina dan diberdayakan, kapasitas pengetahuan dan keterampilan mereka juga harus terus dikembangkan. Sejarah mencatat pemuda sebagai elemen perubahan telah terbukti ikut mengantarkan pada pencapaian kemerdekaan dan berbagai perubahan sosial lainnya.

BPS mencatat jumlah pemuda di Indonesia pada 2005 mencapai 62,4 juta, hal ini mengindikasikan betapa kuatnya struktur pemuda di negeri ini. Namun struktur ini  dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang tak kunjung terselesaikan seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, kriminalitas jalanan, dan konsumerisme. Pertanyaannya adalah, apakah hal ini harus dibiarkan, sementara para pemuda merupakan generasi penuh bangsa. Tentu jawabannya adalah TIDAK.

Melihat berbagai permasalahan ini, maka pada 01-02 Oktober 2016 Beastudi Indonesia menyelenggarakan “Strategic Leadership Training (SLT)”. Acara yang diadakan di Teater Zikir Rumah Sehat Terpadu (RST) dan Bumi Pengembangan Insani ini diikuti 48 mahasiswa yang telah lolos sebagai penerima Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) dari 9 kampus di Indonesia.

“SLT bertujuan memberikan berbagai perspektif tentang kepemimpinan dan  perubahan sosial yang dapat dilakukan oleh pemuda,” kata Dimas, Manajemen BAKTI NUSA,  yang ditemui di Aula Zikir RST pada Sabtu (01/09). “Kegiatan ini merupakan cara yang efektif dalam memberikan pemahaman menyeluruh kepada para peserta, tidak hanya pengetahuan dan pemahaman secara teoritik, tetapi para peserta juga akan diberikan pengalaman mengenai praktik perubahan sosial yang telah berdampak luas,” tambahnya.

Dihadiri oleh pembicara-pembicara yang kompeten di bidangnya seperti Yoyok Riyo Sudibyo, Bupati Batang; Yudi Latief, Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia; Sri Nurhidayah, Penggiat Pendidikan; Purwo Udiutomo, General Manager Beastudi Indonesia; dan Bambang Suherman, Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, acara ini digadang-gadang menjadi medium titik balik perubahan pemuda Indonesia.

Selama dua hari para peserta mengikuti dua kegiatan besar yakni Leadership Sharing oleh para tokoh dan Team Building Kepemimpinan. Leadership Sharing akan berformat presentasi dan story-telling interaktif, di mana satu orang narasumber akan memberikan presentasi dan pemaparan secara mendalam dalam sesi training selama 1,5 jam, kegiatan kemudian  dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 30 menit. Narasumber akan berdiskusi dan menjawab berbagai pertanyaan dari peserta. Sedangkan Team Building Kepemimpinan lebih menekankan pada pembentukan pribadi pemuda yang kontributif dan mampu bersaing di kancah global.

“Diharapkan setelah mengikuti SLT para peserta akan memahami dinamika kepemimpinan saat ini dan bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang akan datang, selain itu kami juga ingin agar mereka mengetahui peran penting mereka sebagai generasi penerus tongkat estafet kepemimpinan yang akan datang,” tutup Dimas. (AR)


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE