Pendidikan dan Teknologi Menjadi Titik Balik

0
501

Nama pemuda yang satu ini harusnya akrab di telinga penggiat perusahaan rintisan digital di Indonesia. Nama lengkapnya Andreas Senjaya (26). Ia lebih akrab disapa Jay. Pembawaannya kalem dan terkesan pemalu. Namun kalau sudah membicarakan soal startup digital, ia bisa sangat bersemangat dan berapi-api.

Jay beserta beserta 2 orang rekannya (Mohamad Sani dan Yuwono Mujahidin) mendirikan Badr Interactive pada tanggal 15 Mei 2011. Badr Interactive merupakan perusahaan IT yang termasuk dalam salah satu dari 20 perusahaan IT terbesar di Indonesia. Badr Interactive dimulai dengan modal yang minim, karyawan, maupun kantor. Kantor pertama Badr Interactive adalah rumah kontrakan tempat Jay dan salah satu co-founder Badr Interactive.

Badr Interactive mem-branding perusahaannya sebagai perusahaan yang Berdakwah Melalui Teknologi dan mempunyai 3 visi perusahaan, yaitu: meninggikan Islam dengan keterampilan yang dimiliki, menjadi inkubator generasi muda muslim bidang IT di Indonesia, dan memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat. Saat ini, Badr Interactive fokus mengembangkan aplikasi di platform Android, BlackBerry, iOS, dan Java ME. Produk yang dihasilkan jenisnya bermacam-macam dan cenderung tidak ada yang sama, misalnya Complete Quran (Android), Ramadhan Guide (Android), dan Evaluasi Ibadah (Android, BlackBerry, iOS).

Jay yang juga Alumni Penerima Manfaat Bakti Nusa 1 UI  sekarang sedang berjibaku mengikuti kelas pengembangan startup bersama 52 perusahaan terpilih lainnya dari seluruh dunia. Sejak Januari 2016 kemarin, ia mengikuti program inkubasi dan akselerasi 500accelerator yang diselenggarakan oleh 500startups selama 4 hingga 5 bulan di Silicon Valley. Jay mendapatkan undangan di Silicon Valley setelah mendapatkan juara 2 Kompetisi Startup Internasional di Istanbul Turki.

Terus Berbagi

Jay dikenal sebagai pemuda yang gemar berbagi.  Jay juga merupakan inisiator gerakan StartupDPK (Startup Depok) bersama dengan penggerak startup lainnya di Depok seperti Lahandi Baskoro, Tommy Herdiansyah dan Firman Nugraha.

Pemuda kelahiran 4 September 1989 ini tercatat sebagai lulusan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia angkatan 2007. Selama masa kuliah aktif berorganisasi di level fakultas maupun UI, baik di organisasi dakwah maupun organisasi kemahasiswaan. Amanah organisasi terakhir yang saya jalani adalah menjadi Majelis Wali Amanah Unsur Mahasiswa tahun 2011.

Titik balik kehidupan Jay adalah pada masa diterima dan menjalani kehidupan di UI. Sebelum kuliah, Jay tidak pernah ikut organisasi, lomba, ataupun suka berinteraksi intensif dengan berbagai macam orang. Namun ketika masuk ke UI, Jay menemukan banyak sekali teman-teman dan kakak senior yang inspiratif, yang akhirnya menginspirasi Jay untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan melakukan akselerasi kapasitas lebih cepat. Jay mulai mencoba belajar ikut organisasi, lomba, dan ikut serta dalam gerakan mahasiswa. Alhamdulillah hal-hal tersebut menjadi sebuah bekal berarti untuk pengembangan pribadi  maupun perjalanan pasca kampus Jay.

Jay memiliki kebiasaan unik. Pemuda yang mengidolakan Nabi Muhammad & ayahnya sebagai idola ini setiap hari minggu pulang ke rumah orang tuanya di Tanggerang. Jay pulang ke rumah untuk membantu ibunya memasak. Jay mendapatkan pelajaran kehidupan dari proses memasak. Dalam memasak, melalui proses menggoreng, menumis, mengukus, dan lain sebagainya. Sama dengan kehidupan setiap orang punya jalannya masing-masing untuk berproses menuju kesuksesannya, namun kesabaran dan kerja keras adalah kunci dalam memenangkan setiap proses kehiduapan.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY