Pertukaran Pelajaran ke Seoul National University

561

Universitas Andalas telah mengadakan program pertukaran pelajar untuk kedua kalinya bagi mahasiswa baik tingkatan sarjana maupun pascasarjana. Kegiatan pertukaran pelajar adalah program yang dilaksanakan Universitas Andalas dalam rangka misi dari universitas Andalas untuk menuju world class university. Lebih dari 80 mahasiswa terseleksi untuk mengikuti program ini. Mahasiswa yang terpilih, mengikuti program tersebut selama minimal satu bulan di universitas tempat negara yang dituju. Berbagai universitas di dunia telah menjadi tujuan dari mahasiswa seperti universitas di jepang, Thailand, jerman, Korea, dan lain-lain. Untuk kegiatan di Universitas tujuan, tergantung dari mahasiswa yang bersangkutan apakah melaksanakan proses belajar di kelas, melakukan penelitian, atau pertunjukan budaya.

Azril, mahasiswa dari jurusan Teknik Mesin 2012 yang juga merupakan penerima manfaat Beatusi Etos tahun 2012 dari DOMPET DHUAFA, adalah salah satu mahasiswa terpilih untuk melakukan program kegiatan pertukaran pelajar tersebut. Ia terpilih sebagai mahasiswa yang melakukan penelitian di Seoul National University, Korea Selatan. Seoul National University sendiri adalah universitas terbaik di Korea Selatan. Lamanya kegiatan pertukaran pelajar yang ia lakukan adalah dari tanggal 21 Agustus hingga 21 September 2015, tepat saat pergantian musim panas ke musim gugur.

Untuk Azril sendiri, ia melakukan kegiatan penelitian di laboratorium Adhesi and Bio-Composite (ABC laboratory) di bawah bimbingan Prof. Kim Hyun Joon. Penelitian yang ia lakukan yaitu terkait bio-composite. Salah satu tujuan ia melakukan penelitian tersebut adalah bahwa ia ingin membuat suatu material yang ramah lingkungan dan mudah untuk diproduksi. Selain, ia juga dibimbing oleh asisten dan anggota dari labor ABC tersebut. Kegiatan penelitian tersbebut dilakasanakan selama hari kerja mulai hari senin sampai dengan hari jumat.

Selain melakuka kegiatan penelitian, ia juga melakukan kunjungan budaya lokal Korea Selatan. Salah satu kunjungan budaya yang ia lakukan adalah istana Gyeongbuk. Disitu dapat dilihat sejarah panjang pembentukan Negara Korea Selatan melalui arsip museum yang ada di istana tersebut. Kegiatan ini ia laksanakan ketika akhir pekan. Yang tak kalah penting adalah bagaiamana sejarah perkembangan islam di Seoul. Disitu ia banyak belajar lagi tentang budaya dan kehidupan masyarakat Korea Selatan.

Ia berharap, pengalaman yang ia peroleh selama berada di Korea tidak hanya dapat memacu dirinya sendiri tapi juga orang lain yang ada disekitarnya. Ia percaya bahwa jika kita memiliki tekad yang kuat, konsistensi, dan selalu menjadikan Alllah SWT diatas segalanya, insyaAllah kita akan bias menggapa cita-cita terbaik kita. Selain itu ia berterimakasih kepada semua pihak yang telah memiliki andil dalam pencapaiannya tersebut terutama orang tua yang selalu menjadi motivasi baginya.


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE