Ramadan di India

107

Oleh: Tuti Apriyanti (BA Psychology)

Ramadan di India jatuh pada tanggal 28 Mei, tepat sehari setelah penetapan tanggal puasa pertama di Indonesia. Umat muslim India merayakannya dengan sebutan “Ramadan Kareem”. Tidak ada tradisi yang unik untuk menyambut bulan suci, meskipun di Aligarh sendiri disebut kotanya para Molana. Molana adalah tokoh muslim atau ustad. Tetapi tahun ini, nuansa bulan suci benar-benar terasa dengan pernak-pernik yang terlihat nyentrik menghiasi jalan sepanjang Amir Nisha market. Tidak kurang dari 5 menit berjalan, apartment saya berada di daerah dekat pasar ini.

Banyak hal yang berbeda dari suasana Ramadan di Indonesia dan di India. Mulai dari makanan, tradisi, budaya tanah air yang tidak bisa ditemukan disini. Seperti, larangan untuk kaum wanita beribadah di masjid. Tidak ada perayaan/ festival penyambutan Ramadan, tidak ada takjil menu wajib  pemanis berbuka puasa dan tentunya moment bersama keluarga yang membuat angan selalu terpaut ke rumah. Rumah yang selalu saya rindukan. Namun hal itu tak pelak menurunkan semangat puasa para mahasiswa di Aligarh. Karena cara terbaik adalah mengubah itu menjadi tantangan.

Fakta pertama yang harus dihadapi adalah Bulan Suci datang pada saat India dikurung musim panas, tepatnya pada bulan maret – agustus. Temperature bisa mencapai 48o C. dan tak mau kalah, matahari India di musim panas eksis selama kurang lebih 15 jam. terbit pada jam setengah 5 pagi dan tenggelam pada jam 7 di sore hari. Untuk mengefisiensikannya, dengan mengurangi kegiatan di siang hari. Mengingat pengalaman pribadi sih, biasanya menginjakkan kaki keluar apartment jika matahari mulai beranjak ke ufuk barat. Untuk sekedar berjalan-jalan atau berbelanja mempersiapkan untuk berbuka/iftaar. Kedua, mahasiswa AMU harus berhadapan juga dengan soal ujian semester genap pada bulan April sampai awal mei. Untuk mahasiswa tahun kedua seperti saya, sudah bisa bebas rentangkan tangan tanpa harus berjuang untuk ujian sekaligus berpuasa. Karena Alhamdulillah, ujian terakhir pada tanggal 25 April. kabar tak sejuk untuk junior saya di semester 2, system ujian di AMU menetapkan jadwal ujian untuk first year memang biasanya selesai paling terakhir tepatnya 5 mei 2017.

Segala bentuk tantangan yang dihadapi umat muslim disini terlebih mahasiswa Indonesia, tentunya menjadi hadiah tersendiri bagi mereka setiap insan yang mengimani-Nya. Nikmat yang Allah anugerahkan pada kami di bulan yang penuh berkah ini, benar-benar kami syukuri disetiap moment kebersamaan saya bersama teman-teman sekaligus keluarga bagi saya di Apartment. Saya dan kelima teman seperjuangan tak pernah melewatkan moment sahur dan berbuka bersama. Meskipun dengan menu hasil eksperimen kami yang masih amatiran dalam hal memasak. Terlepas dari bumbu dan bahan-bahan yang tidak ditemukan di Aligarh, menu favourite dan paling mudah adalah Bakwan. Gorengan pelepas rindu kuliner tanah air. Lalu berlanjut dengan menunaikan shalat maghrib berjamaah, isya serta tarawih. Aktifitas yang terus bergulir mewarnai Ramadan kami di India.


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE