Relasi Antar Agama, Negara dan Globalisasi

242
Indonesian flag flying on jetty

Oleh: Erwin Pratama, BA 5 UNSRI

Era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya teknologi informasi memiliki dampak negatif yang luar biasa dikalangan anak-anak. Disatu sisi perkembangan teknologi dan transformasi budaya yang deras mengalir memiliki dampak positif. Misalnya kemudahan dalam mengakses berita penting yang kita butuhkan dibelahan dunia lain dalam sekejap dapat hadir di depan kita. Kemudahan berkomunikasi selain mudah juga murah. Coba saja berapa tarif penggunaan handphone saat ini. Bahkan banyak operator yang memberikan embel-embel gratis alias tanpa biaya.

Di sisi lain, dampak negatif yang berkembang dikalangan anak-anak kita sungguh sangat memprihatinkan. Budaya free sex, narkoba, pergaulan bebas lainnya mengiringi karakter mereka yang memiliki sikap agresif. Melihat fenomena seperti di atas sudah saatnya kita bangun benteng yang kokoh di dalam hati anak-anak kita. Asah kecerdasan emosi dan spiritual mereka. Sebagai pendidik hendaknya jangan hanya mengasah dari sisi inteligensi saja.Berikan motivasi agar mereka senantiasa berpikir atau merenungkan jati diri mereka. Untuk apa mereka hidup, apa tujuannya serta bagaimana menggapai tujuan hidup kita.

Maka dari permasalahan di atas dibutuhkan suatu benteng yang kokoh untuk mengatasi permasalahan anak muda Indonesia dalam dunia globalisasi, salah satunya adalah dengan pembekalan agama pada anak muda Indonesia. Agama merupakah dasar yang harus dimiliki setiap manusia untuk pertanggung jawaban dengan Tuhan yang menciptakan. Agama merupakan bekal utama yang harus dimiliki seorang manusia demi memperkaya ruhaninya dengan ibadah yang dilaksanakan dalam setiap waktunya. Dengan agama manusia akan lebih terarah dan teratur dalam segala urusanya dan lebih mempermudah arah perjalanan manusia dalam menggapai keridhoan Allah SWT.

Akan tetapi tidak cukup hanya bekal agama yang kokoh, melainkan dibutuhkan dari elemen yang lain yaitu salah satunya adalah konsep dan peranan negara untuk memperkaya anak muda Indonesia. Negara memiliki otoritas penting dalam menjalanakan roda dan keberlanjutan masa depan Indonesia. Hal ini sesuai dengan peranan negara yang bertugas mencerdaskan kehidupan bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Maka peranan negara menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan generasi muda Indonesia. Pemerintahan dalam hal ini harus mampu menjadi fasilitas dan pengarah dalam aspek yang dibutuhkan anak-anak generasa saat ini. Dimulai dari pendidikan, pekerjaan, kepribadian dan lain-lain.


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE