Ridwan Kamil Ajak Kaum Muda Berimajinasi Positif

185

BANDUNG – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi pembicara pada acara Future Leader Camp 2016 di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (28/4/2016). Bersama tiga kepala daerah lain, yakni Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dan Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Ridwan memberikan pembekalan kepimimpinan kepada lebih kurang 1000 mahasiswa dari berbagai kota se-Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan mengatakan setiap orang memiliki daya imajinasi, dan imajinasi jika diolah akan menghasilkan sesuatu yang positif.

“Negeri ini lahir dari imajinasi, imajinasi kalau diolah bisa menjadi sesuatu, kuncinya mari berimajinasi untuk sesuatu yang positif,” Kata Ridwan.

Ridwan mengingatkan kepada para calon pemimpin muda agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Ridwan mengisahkan selama kurang lebih dua setengah tahun menjabat, banyak perubahan yang telah hadir di Bandung, mulai dari infrastruktur kota, pelestarian budaya hingga pembenahan mental spiritual warga.

Lanjut Ridwan mencontohkan dalam waktu dekat akan segera dilaunching gerakan Maghrib mengaji dalam upaya pembenahan bidang mental spiritual, sehingga diharapkan warga Bandung tak hanya maju dalam bidang terknologi, lestari dalam budaya, akan tetapi juga kuat dalam mental spiritual.

Tak hanya itu, perubahan di Kota Bandung tak hanya yang terlihat secara kasat mata saja, seperti taman-taman dan fasilitas kota lainnya, Ridwan mengungkapkan perubahan terjadi di interbnal pemerintahan.

Acara yang digelar oleh pendidikan Dompet Dhuafa tersebut bertujuan untuk menjadi inkubasi serta menumbuhkan semangat kolektivitas bagi para aktivis mahasiswa.

“Acara ini adalah ajang sinergi gagasan dan inkubasi bagi para aktivis mahasiswa. Selain itu, peserta dapat mengambil pelajaran dari para pemimpin daerah yang hadir untuk diterapkan di kampus masing-masing,” Ujar GM Pendidikan Dompet Dhuafa.

Usai seminar, ketiga kepala daerah tersebut diajak Ridwan berkunjung ke teras Cikapundung di Babakan Siliwangi. Tiba di lokasi, ketiganya lalu meninjau beberapa lokasi di sekitar taman. Ridwan memaparkan proses pembangunan teras Cikapundung, dari mulai relokasi penduduk kawasan kumuh, termasuk pendekatan diskusi yang dilakukan terhadap warga yang direlokasi.

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah mengaku sangat terkesan dengan apa yang ada di teras Cikapundung. Nurdin mengatakan di tengah kota ada taman yang asri, dengan konsep penataan yang baik.

“Saya ini, dari kampung ini, sebuah pelajaran luar biasa. Di tengah kota ada kreasi pemanfaatan ruang-ruang hijau, ini sesuatu inovasi yang patut kita contoh,” katanya.

Nurdin mengatakan didaerahnya sangat banyak lokasi-lokasi alami seperti ini (teras Cikapundung), bahka dengan air yang lebih jernih. “Ini memberikan wawasan untuk kita, nanti kita pulang akan merancang juga,” katanya.

Lanjut Nurdin, sebelumnya mungkin tidak pernah membayangkan rumah-rumah kumuh bisa ditertibkan, bisa ditata dan dimanfaatkan bersama. Lokasi ini kan tempat wisata yang bisa dimanfaatkan dengan biaya murah. BNP/Humas Pemkot Bandung

SOURCEbandungnewsphoto.com
SHARE