Seminar Talkshow Gerakan Belajar Merawat Indonesia

261

Pada tanggal 29 maret 2012, disaat eskalasi gerakan mahasiswa mengenai isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) semakin naik, Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa mengadakan sebuah kegiatan seminar nasional yang bertajuk  Talkshow Gerakan Belajar Merawat Indonesia di Gedung Pusat Kebudayaan Hardja Soemantri (PKKH) UGM, Yogyakarta. Sebuah talkshow yang bertujuan mengangkat berbagai isu dan permasalahan bangsa lalu dilanjutkan oleh pengalaman para pembicara dalam menuntaskan berbagai permasalahn yang dihadapinya dalam rangka membangun dan merawat bangsa ini. Kegiatan ini diharapkan mampu menggugah semangat para peserta talkshow dalam memulai ataupun mengelola gerakan kebangsaan.

 

Sejatinya kegiatan ini merupakan rangkaian pertama dari kegiatan temu nasional Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) angkatan 2011 dan 2012 dan awalnya direncanakan untuk diadakan pada tanggal 29-31 maret 2012. Namun, karena pada saat itu terdapat berbagai dinamika isu sosial dan politik yang melibatkan para aktivis secara langsung, maka kegiatan temu nasional diundur.

Ada empat narasumber yang hadir dalam kegiatan talkshow ini. Mereka semua merupakan idola-idola gerakan perubahan bangsa saat ini. Para narasumber tersebut merupakan orang yang sangat berpengalaman dalam membangun gerakan merawat Indonesia. Empat orang itu, Dahlan Iskan (Menteri Negara BUMN), Prof. Pratikno (Rektor UGM terpilih – Dekan Fisipol UGM), M. Thoriq (Dompet Dhuafa), dan Hanta Yuda (Indonesia Institute).

Narasumber pertama yang memberikan uraian adalah Menteri Negara BUMN, Bapak Dahlan Iskan. Dalam uraiannya, bapak Dahlan memberikan suguhan yang sangat menarik. Beliau mengawalinya dengan pemaparan mengenai berbagai bentuk permasalahan yang dilihatnya, mulai dari tidak efektifnya komunikasi para pimpinan BUMN, ketahanan pangan, hingga permasalahan rakyat yang dihadapi bangsa ini. Setelah memaparkan permasalahan yang dihadapinya, lalu beliau melanjutkannya dengan menjelaskan berbagai gebrakan-gebrakan yang dilakukannya. Misalnya beliau mengurangi kuantitas rapat BUMN dengan membuat 12 forum BlackBerry Massangger (BBM).

Prof. Pratikno, rektor UGM 2012-2017 terpilih yang menjadi narasumber ke-2 mengajukan pemanfaatan aset multi disiplin ilmu yang dimiliki UGM, berharap agar UGM mampu meluluskan para mahasiswa yang tidak hanya cerdas intelektual, namun juga berkarakter kuat dan kontributif di tengah masyarakat. Beliau melanjutkan keinginannya agar UGM mampu menjadi rujukan kemajuan bagi bangsa Indonesia dan bagi gerakan merawat Indonesia.

Narasumber ketiga yang memberikan uraiannya adalah Bapak M. Thoriq Helmi sebagai perwakilan Dompet Dhuafa. Beliau melihat gerakan merawat Indonesia dari sisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Beliau menjelaskan bahwa mahasiswa sejatinya memiliki peran yang sangat besar dalam proses pembangunan bangsa. Untuk itu, seharusnya mahasiswa yang telah bergerak dan aktif dalam gerakan sosial juga pantas mendapatkan apresiasi atas kontribusinya tersebut.

Mas Hanta Yuda, sapaan akrab bagi beliau, mengakhiri seluruh uraian narasumber. Beliau mencondongkan arah pembicaraannya mengenai kebutuhan bangsa ini terhadap pemimpin yang berintegritas. Menurutnya, saat ini para pemimpin bangsa lebih didominasi oleh citra, bukan reputasi. Idealisme yang dimiliki mahasiswa harus tetap ada dan terjaga, agar pemimpin bangsa di kemudian hari tidak kekurangan SDM yang berintegritas.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 700 mahasiswa yang datang dari berbagai kampus. Penuh dan sesaknya audience yang hadir dari awal hingga akhir acara membuktikan betapa antusiasnya para peserta talkshow terhadap setiap narasumber yang hadir dan juga terhadap isi kegiatan ini. Semoga kelak akan lahir para pemimpin yang tetap menjunjung tinggi idealismenya di kemudian hari, tidak hanya satu, tetapi mendominasi (avid)


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE