Serunya Festival Pelajar Bandung

236

Pada November lalu, saat SMART sedang gencar-gencarnya membuat video untuk dilombakan, aku melihat kak Azzam (kakak kelasku) bolak balik ke dalam ruang admin SMART. Penasaran, aku pun bertanya kepadanya lalu ia menjawab kalau ia akan mengikuti Festival Pelajar yang diadakan oleh Forum OSIS Jawa Barat pada liburan Pulang Kampung nanti. Awalnya aku merasa tak tertarik, namun dikemudian hari aku merasa hal itu berguna untuk mengisi waktu kosongku saat liburan.

Akhir Desember pun tiba, tepat sepekan sebelum para siswa SMART menuju kampung hamannya. Saat itu aku baru mengambil uang yang kuajukan di administrasi SMART. Aku pun langsung menghubungi kak Wirda, Korda kabupaten Bogor, untuk mendaftar. Pada saat mengurus pendaftaran salah seorang panitia mengatakan bahwa akan ada briefing bersama rombongan lain pada 2 Januari 2017 atau tepatnya tiga hari sebelum acara dimulai. Pada 3 Januari aku mendapatkan kabar dari kak Azzam bahwa acara Festival Pelajar diundur menjadi tangga 15 januari. Saat itu aku merasa kesal, tetapi aku redam rasa kesalku dengan beristighfar. Aku bersyukur karena kak Azzam memiliki tekad kuat dan berani mengungkapkan kegundahan hatinya pada panitia, ia meminta pertanggungjawaban pihak Festival Pelajar agar kami bisa diizinkan ikut (kembali) tanggal 15 Januari nanti. Kami merasa dirugikan karena kesalahan jelas bukan pada kami. Pihak Festival Pelajar menyanggupi dan kepala sekolah kami mengizinkan kami mengikuti acara tersebut dengan satu syarat,kami harus tetap masuk sekolah esok harinya. Kami pun menyanggupi keinginan kepala sekolah.

Gawatnya kami terbentur masalah lain, transportasi. Karena acaranya di Bandung maka kami bingung harus berangkat dengan moda transportasi apa sedangkan uang kami pas-pasan karena digunakan untuk biaya pendaftaran. Alhamdulillah Allah memberikan jalan, kak Azzam mendapatkan tawaran berangkat bersama dari Sekolah Borcess dengan hanya membayar Rp 50.000 saja untuk berdua, terbayang jika kami harus menggunakan bus, berapa banyak ongkos yang harus kami keluarkan.

Hari yang ditunggu tiba, kami harus berangkat pagi-pagi sekali. Jam menunjukan pukul 04.00, kami sudah rapi jali dan siap menuju Borcess. Sesampainya di sana ternyata kudapati siswa Borcess banyak yang sengaja menginap  agar tidak terlambat, sekitar pukul 05.00 kami berangkat ke Bandung. Sepanjang jalan mobil berkapasitas 21 orang tersebut dipenuhi canda dan gelak tawa, beruntunglah aku terlahir sebagai seorang sanguinis sehingga bisa membaur dengan sangat cepat. Baru kusadari ternyata perjalanan meuju Bandung lama sekali, karena mengantuk akhirnya aku terlelap ditemani suara dengkuran dari kanan dan kiri.

Pukul 11.00 kami sampai di Sabuga, ITB, Bandung. Segera saja kami memasuki ruang utama mencari tempat duduk terbaik, di dalam kulihat banyak sekali perwakilan OSIS dari berbagai sekolah baik dari Bandung dan luar Bandung. Aku, kak Azzam, dan teman-teman dari Borcess berkeliing meihat-lihat stan pendidikan yang digelar di sana, baru kuketahui jika banyak peserta yang tidak bisa masuk area ini karena kapasitasnya yang tak memadai. Zuhur menjelang akhirnya kami memutuskan untuk menunaikan kewajiban terlebih dahulu dan kembali setelahnya. Sekembalinya kami ke dalam ruangan, ternyata Bondan sedang unjuk gigi membawakan sekitar tujuh lagu hingga selesai, tepuk tangan riuh menggema. Selanjutnya kami mengikuti takshow bersama pakar pendidikan, tak dinyana kak Azzam mengajukan pertanyaan yang mengundang banyak decak kagum. Wah aku bangga.

Screenshot_2017-01-23-10-25-45

Pagi tiba-tiba berganti malam, Tulus tampil menutup acara hari itu, gegap gempita para peserta yang hadir menyanyikan lagu Tulus bersama-sama.Ini pengalaman terbaik dalam hidupku, aku dan kak Azzam banyak bertemu orang hebat termasuk pak Dedi Mizwar, Wakil Gubernur Jawa Barat; bertemu teman-teman baru, dan mendapatkan banyak inspirasi untuk menambah semangat belajarku. (NA)

Screenshot_2017-01-23-10-25-02 Screenshot_2017-01-23-10-24-40 Screenshot_2017-01-23-10-24-16


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE