Sosiopreneur Muda Indonesia 2016

0
553

Oleh: Mimin Suryani, Universitas Brawijaya Malang

Nama saya Mimin Suryani, Etoser Malang 2014. Pada tanggal 5-7 September saya mengikuti serangkaian acara semifinal Sosiopreneur Muda Indonesia 2016 di FISIPOL UGM. Check In peserta semifinalis dilakukan pada tanggal 4 September pukul 14.00-17.00 WIB. Pada pukul 19.00 WIB dilakukan Technical Meeting untuk persiapan keesokan harinya, peserta berasal dari 22 Provinsi se-Indonesia.

Pada 5 September 2016 kegiatan dimulai dengan Seminar Nasional di Grha Sabha Pramana UGM yang dihadiri pemateri-pemateri hebat di masing-masing bidangnya sampai pukul 12.00 WIB. Setelah Shalat Dzhuhur dilanjutkan presentasi semua semifinalis yang terbagi dari 6 kategori, saya termasuk kategori pertanian di mana dalam kategori tersebut terdapat 16 finalis yang merebutkan posisi 3 finalis yang akan maju ke babak final. Presentasi ini dilaksanakan di kelas-kelas FISIPOL UGM sampai pukul 18.00 WIB. Setelah itu kembali ke hotel dan malam harinya diumumkan peserta yang masuk ke dalam 18 finalis. Namun sayangnya, saya belum bisa termasuk di dalamnya karena mereka yang lolos benar-benar hebat dan luar biasa, banyak hal yang saya pelajari dari mereka.

Pada 6 September 2016, bagi peserta yang tidak lolos babak final mengikuti acara talkshow yang diisi pemateri dari sosiopreneur sukses di bidang wisata desa, yayasan pendidikan, dan lain-lain yang mengisi talkshow hingga pukul 15.00 WIB sedangkan finalis mengikuti acara choaching clinic. Setelah itu pukul 15.30 WIB peserta yang tidak lolos babak final menyimak presentasi finalis hingga pukul 00.00 WIB dan kembali ke hotel.

Pada 7 September 2016, kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB. Tempat pertama yang dituju adalah OSIRIS, yaitu pemenang Soprema tahun 2015. OSIRIS Bantul merupakan sosiopreneur yang memberdayakan masyarakat difabel untuk memproduksi es cream buah naga sehingga memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat difabel. Setelah itu tempat selanjutnya adalah tempat desa wisata di Gunung Kidul, yaitu kumpulan para pemuda desa yang membentuk desanya menjadi desa wisata, program ini juga merupakan program pemberdayaan masyarakat sehingga pendapatan masyarakat meningkat serta kesejahteraan masyarakat tercapai. Setelah itu kjembali ke hotel pada pukul 17.00 WIB. Pada malam harinya kembali ke Grha Sabha Pramana UGM untuk mengikuti acara gala dinner dan pengumuman Pemenang Soprema 2016.

Dari seluruh rangkaian acara ini didatangi oleh tokoh-tokoh hebat, dari Menteri Kemenpora, Direktur BRI, Pertamina, Rektor UGM, Dekan FISIPOL, dan Tokoh Sosiopreneur seperti Dokter Gamar, Dr. Iswanto, Bu Veronica, Konsultan marketing dan masih sangat banyak yang lainnya. Dengan adanya acara ini, saya mendapatkan banyak manfaat yang sangat luar biasa, bisa mengenalkan Beastudi etos ke semua teman-teman semifinalis, memiliki jaringan yang lebih luas, dan ilmu dari pakar-pakar sosiopreneur ataupun entrepreneur.  Harapan besar dari saya adalah saya mampu menyebarkan apa yang saya dapat dan bertindak segera untuk mewujudkan sosiopreneur ini bersama teman-teman yang lainnya.

Terima kasih Beastudi Etos Indonesia, Dompet Dhuafa atas segala dukungan yang telah diberikan.

bi2

BAGIKAN

LEAVE A REPLY