Southeast Asia Leaders Summit (SEALS) 2017

206

Oleh Anwar, Etoser Samarinda

Southeast Asia Leaders Summit (SEALS) 2017 merupakan acara berskala Internasional yang diadakan oleh organisasi non profit The IDE, acara yang memasuki tahun ketiga itu dilaksanakan pada 11-14 April 2017, bertempat Jakarta dengan Venue di Gedung Nusantara V DPR-MPR, Gedung LPMP Jakarta Selatan, Gedung Pancasila Kementrian Luar Negeri, dan Kementrian Pemuda dan Olahraga. Jumlah peserta yang hadir kurang lebih 110 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Lampung, Riau, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Sorong, dan Makassar. Juga ada delegasi yang berasal dari Filipina dan beberapa mahasiswa luar negeri yang belajar Indonesia seperti dari Ukraina, Polandia, Nigeria, Zimbabwe, Bangladesh, dan Rusia. Menjadi 1 dari 120 peserta yang lolos seleksi essai untuk mengikuti agenda SEALS merupakan sebuah kesempatan dan juga batu loncatan untuk menuju suatu kesuksesan.

1492478681277 1492479206732Adapun Pemateri-pemateri yang sempat hadir dalam Agenda SEALS seperti berikut ini:

  1. Dino Pati jalal (Mantan Dubes RI untuk Amerika)
  2. Ridwan Kamil (Walikota Bandung)
  3. Ma’Ruf Cahyono (Sekjend MPR RI)
  4. Fadli Zon (Wakil Ketua DPR RI)
  5. Dede Yusuf (Anggota DPR RI, Ketua Komisi IX)
  6. Ahmad Zaki Iskandar (Bupati Tanggerang)
  7. Imam Basar Arafat
  8. Karina Nandia Saputri (Putri Indonesia Intelegensia 2017)
  9. Chelsea Islan
  10. Rosan P. Roeslani (Ketua Kadin Indonesia)
  11. Askhat Orazbay (Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia)
  12. Duta Besar Maroko di Indonesia
  13. Beberapa Pengusaha Muda di Jakarta
  14. Plt Sekjend Kementrian Luar Negeri
  15. Jonni Mardizal (Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemuda)
  16. Fahrul Razi (Ketua Komisi 1 DPD RI)

Semua pemateri seminar yang hadir di atas menyampaikan materi dengan tiga pokok instrumen yaitu Pemuda, Pemimpin, dan Entreprenuership.

Hari pertama, pelaksanaan hari pertama bertempat di Gedung Serba Guna DPR MPR RI, dengan menghadirkan beberapa pembicara Intenasional maupun nasional, acara dibuka langsung oleh bapak Ma’ruf Cahyono yang mewakili Ketua MPR RI yang berhalangan hadir, dengan dihadiri sekitar 900 peserta seminar. Pada malam hari pelaksanaan dilanjutkan di Soeltan Coffe, pada seisi ini menghadirkan Pak Ridwan Kamil Walikota Bandung, Chelsea Islan, dan Karina Nandia Saputri, para pembicara menyampaikan beberapa motivasi mengenai peran pemuda dalam menghadapi era persaingan MEA saat ini. Menjadi pemuda kreatif dan penuh inovatif menjadi kunci memenangi persaingan dengan pemuda negara lain.

Hari kedua, pelaksanaan dilaksanakan di dua tempat yaitu di Gedung Kemenpora dan Kementrian Luar Negeri, ketika di Gedung Kemenpora menghadirkan beberapa pembicara yang menyampaikan tentang pemuda kaitannya dengan semangat menjadi penggerak perubahan Indonesia dalam sesi ini juga ada presentasi empat besar essai terbaik tentang proyek sosial, setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Kementrian Luar Negeri, seminar yang dilakukan diisi langsung oleh Plt Sekjen Kemenlu. Materi yang disampaikan mengenai peran-peran strategis dari Kementrian Luar Negeri. Dan pada malam hari diadakan Focus Group Discussion seluruh peserta dibagi menjadi lima grup dan wajib merumuskan konsep proyek sosial yang akan dilakukan, diskusi berakhir pada pukul 23.00 WIB ini langsung dimoderatori oleh salah satu dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, pada sesi ini juga dilaksanakan orasi dari ketua Himpunan Mahasiswa Afrika di Indonesia, Umar Faroek.

Hari ketiga, pelaksanaan agenda full dilaksanakan di Aula Gedung LPMP Jakarta Selatan. Pada sesi ini, banyak menghadirkan orang-orang hebat seperti Dubes Kazakhstan, Dubes Maroko, Ketua Kadin Indonesia, dan beberapa Pengusaha Sukses di Jakarta, presentasi yang sebagian besar menggunakan bahasa Inggris ini cukup menarik perhatian seluruh delegasi. Dan pada malam hari dilaksanakan Malam Budaya atau Culture Night pada sesi ini delegasi wajib mengenakan pakaian adat masing-masing daerah dan menampilkan pentas seni oleh masing-masing kelompok, acara puncak ini juga dimeriahkan dengan pemberian hadiah kepada tiga essai terbaik.

Hari keempat, pada hari terkahir adalah agenda field trip beberapa tempat wisata yang dikunjungi antaranya Monas (Monumen Nasional) dan Masjid Istiqlal Jakarta, walaupun perjalanan ke Kota Tua sudah direncanakan, tapi karena beberapa delegasi harus sudah berada di bandara jam lima jadi panitia menyepakati perjalanan ke Kota Tua dibatalkan.

1492479286319 1492479263130

Notulensi beberapa Seminar :

  1. Ma’Ruf Cahyono, SH., M.H “MPR Dalam kaitannya Dengan Kepemimpinan”
  2. Tahun ini MPR memiliki tugas penting yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu membangun karakter bangsa dalam artian internilasasi nilai-nilai pancasila terhadap masyarakat.
  3. Seorang pemimpin wajib memiliki karakter, karakter yang dibutuhkan seorang pemimpin kaitannya dengan pancasila terdiri dari: karakter kerohanian, karakter humanism, karakter mempersatukan, karakter demokratis dan terakhir karakter keadilan untuk mensejahterakan. Beretika, amanah, meneladani, bertanggungjawab, mandiri, dan memiliki etos kerja.
  4. Seseorang dikatakan gagal menjadi pemimpin ketika tidak mampu menjaga etika sosial, budaya, politik, pemerintahan, dan hukum.
  1. Dede Yusuf “Kesiapan Pemuda ASEAN Dalam Menghadapi MEA”
  2. Ketika memasuki era pasar bebas ASEAN, setiap pemuda wajib memiliki daya kompetitif.
  3. Dalam beberapa survei produktivitas orang Indonesia berada pada grade menengah, padahal produktivitas sangat penting untuk menunjang kesehatan dan etos kerja.
  4. Salah satu permasalahan orang Indonesia adalah jarang beraktivitas fisik, lebih sering menghabiskan waktu dengan gawai, dan dalam beraktivitas lebih sering menggunaka moda transportasi, berbeda dengan beberapa negara maju yang warganya sering berjalan kaki ketika bepergian.
  5. Teori => Ketika masyarakat sebuah negara kurang bergerak maka produktivitas menurun.
  6. Dari paparan di atas dapat ditarik simpulan bahwa salah satu cara memajukan Indonesia adalah dengan membiasakan gaya hidup sehat, seperti berjalan kaki ketika bepergian.
  7. Sekitar 63 juta orang Indonesia merupakan pengguna internet
  8. Terdapat empat kekuasaan di negeri ini, yaitu Legislatif, Eksekutif, Yudikatif, dan Media Massa.

Media sosial adalah bagian masa depan yang harus dikuasai oleh kaum muda, banyak orang yang kaya dengan pandai memanfaatkan media sosial.

  1. Manfaatkan media sosial unu berkarya dan berpenghasilan.
  2. Ridwan Kami (Menumbuhkan Nilai Kompetitif Pemuda)
  3. Tools yang harus dimiliki diantaranya Kompetitif, Moral Venue, dan Cerdas mengelola media (Connection In The World)
  4. Percaya diri sebagai pemuda itu penting
  5. Jadilah pemuda yang turun tangan bukan yang cuek tangan
  6. Jadilah generasi tabayun
  7. Jadilah pemuda dengan penuh kreasi.

Notes : Pelajaran Berharga yang diapat selama mengikuti Agenda SEALS 2017

  1. Pentingnya memiliki daya unggul, terutama dalam berbahasa Inggris, menjadikan saya termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya.
  2. Dari beberapa delegasi yang hadir saya belajar bahwa ilmu yang tinggi harus diiringi dengan akhlak yang bermoral, karena banyak orang yang cerdas tapi tidak memiliki akhlak terpuji
  3. Berkatian dengan organisasi yang saya ikuti di kampus seperti Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) saya banyak berbagi dengan teman-teman dari universitas lain mengenai pengelolaan organisasi, pergerakan mahasiswa di Pulau Jawa dan tentunya sharing mengenai program-program kerja organisasi LDK dan DPM.
  4. Saya juga bertemu dengan Delegasi dari Universitas Sriwijawa, ternyata Unsri dan Unmul memiliki banyak kemiripan, mulai dari masjid kampus yang memiliki desain sama, iklim politik kampus yang hampir sama, dan juga organisasi yang dominan dikampus juga sama.
  5. Saya juga beruntung mengikuti agenda ini karena menambah relasi dengan orang-orang yang kuliah di luar negeri.
  6. Dari organisasi The IDE memberikan kesempatan jika alumni SEALS ingin menjadi kandidat pertukaran pelajar keluar negeri akan diberikan surat rekomendasi.
  7. Selain itu akan diperbaharui terus program-program pertukaran mahasiswa keluar negeri bagi para Alumni SELAS 2017.
  8. Insyaallah semoga mimpi saya lanjut S2 di Negeri Jiran bisa terwujud dengan mengikuti SEALS 2017.

***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE