Training Cerdas Sosial Untuk Pemimpin Masa Depan

0
601

Akhir-akhir ini begitu banyak berita miring tentang pelajar. Mulai dari tawuran yang tak kunjung usai, narkoba yang semakin merajalela, sampai adanya geng motor yang meresahkan masyarakat.  Seolah-olah semuanya  sangat lekat dengan pelajar dan akibatnya menumbuhkan pesimisme dikalangan para pendidik serta pemerhati, akan bagaimana bangsa ini kedepannya ditangan mereka. Namun, anggapan dan berita itu ternyata tidak berlaku bagi sebagain pelajar. Diantaranya pelajar SMAN 2 Tangerang yang megikuti kegiatan Training Cerdas Sosial pada hari Selasa, 24 Juli 2012.

Training Cerdas Sosial (TCS) adalah program kegiatan yang diusung oleh School Social Responsibility Dompet Dhuafa yang ditujukan  bagi para pelajar SMA. Training Cerdas Sosial (TCS) merupakan pelatihan yang didalamnya terdapat unsur penyadaran, motivasi dan juga kontribusi. Hal inilah mungkin yang membedakan dengan training-training lainnya. Dalam training ini para pelajar diberikan pemahaman dan ditanamkan  sikap  kepemimpinan serta kedermawanan sosial.

Hadir sebagai trainer adalah Aris Setiawan, trainer yang piawai dan terbiasa dengan dunia remaja atau pelajar, sehingga 250 pelajar yang mengikuti kegiatan itupun begitu antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Dalam kesempatan ini, beliau menyadarkan para peserta mengenai potensi diri yang harus dibangkitkan, setelah itu mereka diajak untuk  mengasah potensi-potensi yang ada termasuk jiwa kepemimpinana dan jiwa kedermawanan. Sehingga kedepannya, ketika mereka menjadi pemimpin bangsa, maka mereka adalah pemimpin  yang dermawan.

“Kegiatan ini tidak hanya berhenti disini saja, namun setelah ini akan diadakan aksi nyata yang disusun serta dilaksanakan langsung oleh para pelajar dalam bingkai kedermawanan sosial “ pemaparan Aidil Azhari Ritonga selaku koordinator kegiatan ini. Rencananya kegiatan Training Cerdas Sosial (TCS) akan dilaksanakan di lebih 4 SMU se Jabodetabek dengan peserta ribuan pelajar, yang dimulai dari 24 juli 2012, hingga 3 Agustus 2012.

Ribuan pelajar kembali digembleng, kali ini sekolah yang beruntung mendapatkan Achievement Motivation Training berbasis Kecerdasan Sosial adalah SMA Negeri 2 Tangerang. Dalam durasi waktu 3 hari, dari Selasa-Rabu tanggal 24-25 Juli 2012 dan Jum’at tanggal 27 Juli 2012, seluruh pelajar SMA Negeri 2 Tangerang di ajak menemukan kunci sukses hidup dan menjadi pemenang. Uniknya, dalam pelatihan yang bertajuk Training Cerdas Sosial ini tidak hanya menghadirkan motivasi menentukan dan meraih mimpi seperti kebanyakan training motivasi, tetapi Training Cerdas Sosial membingkai sebuah kemasan baru untuk menemukan dan meraih mimpi, yakni prinsip probono atau satu hari sosial dalam aktivitas.

Training Cerdas Sosial adalah program persiapan yang digawangi School Social Responsibility Dompet Dhuafa dalam rangka menyebarluaskan nilai-nilai kedermawanan sosial sebagai branding gerakan. Dalam Training Cerdas Sosial, pelajar di ajak untuk belajar menemukan mimpi dan kunci sukses meraih cita-cita tersebut dengan pendekatan sosial. Seperti halnya prinsip sedekah, semakin banyak memberi maka akan semakin banyak mendulang pahala, pencapaian cita-cita berbasis prinsip probono memiliki kesamaan pola yakni dengan menjadikan aspek sosial sebagai bagian dari sekian banyak aktivitas, maka semakin mudah dan dekat pula keberhasilan aktivitas tersebut.

Pelajar adalah momentum tepat untuk menemukan dan meraih mimpi di masa depan, sehingga dengan hadirnya Training Cerdas Sosial diharapkan mampu memberikan stimulasi positif dan mampu mewarnai pencapaian mimpi. Pelajar SMA Negeri 2 Tangerang mengambil peran dengan melibatkan diri sebagai pembelajar sosial untuk menemukan dan meraih cita-cita mereka. Bak gayung bersambut, para pelajar SMA Negeri 2 Tangerang mengikuti Training Cerdas Sosial dengan antusias dan penuh bersemangat di tengah ibadah puasa ramadhan. Mereka menghadirkan kunci pemenang dalam meraih mimpi, yaitu semangat, percaya diri, disiplin, dan bertanggung jawab.  Modal inilah yang mampu mengawali penemuan dan penentuan cita-cita. Dan kecerdasan sosial akan mampu menjadi penjaga keteguhan pencapaian asa.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY