Youth Excursion 2016

860

Malaysia-Singapura, 21-24 Januari 2016

Kuala Lumpur (21/1) – Sebanyak 94 anak muda berasal dari lebih dari 30 kota se-Indonesia berkumpul dalam Youth Excursion 2016 untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman tentang kepemimpinan dan kewirausahaan dalam rangka mematangkan kesiapan mereka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kegiatan bertema “Be The Future Leader from Indonesia to ASEAN” ini digagas oleh Indonesia Youth Leader Alliance (IYLC), sebuah organisasi yang berdedikasi untuk mengembangkan pemimpin dan wirausahawan muda Indonesia, dan dilakukan selama empat hari dari tanggal 21 hingga 24 Januari 2016 di Malaysia dan Singapura.

Program yang pertama kali diadakan IYLC ini berlangsung selama dua hari di Malaysia dan dua hari selanjutnya di Singapura. Selama di Malaysia, kami melakukan berbagai kegiatan menarik seperti permainan tim tentang kreativitas dan kepemimpinan, market research di tiga pusat perbelanjaan di Kuala Lumpur (Pasar Seni, Bukit Bintang, dan Kuala Lumpur City Centre), company visit ke MaGIC (Malaysia Global Innovative and Creativity Centre), tourism visit ke MaTiC (Malaysia Tourism Centre) dan Gala Dinner di Min Max Restaurant bersama perwakilan dari Ministry of Tourism and Culture Malaysia dan Persatuan Pelajar Indonesia di Malaysia. Ketika market research, keluwesan individu sangat diuji, bagaimana tidak, kami harus melakukan misi kelompok ke tiga lokasi yang belum kami tahu keadaan dan aksesnya, bersama rekan yang baru dikenal, bertemu orang asing berbahasa-budaya asing, dengan modal dan waktu yang terbatas. Keesokan harinya, kami melakukan company visit. ke MaGIC, sebuah institusi yang diinisiasi pemerintah Malaysia sebagai pusat inovasi dan pengembangan bisnis buatan anak muda di Malaysia. Kunjungan ini merupakan acara yang sangat menarik, karena kami diajak mengunjungi lingkungan kerja kreatif yang unik didampingi seorang guide yang sangat antusias dan komunikatif. Selain itu, kami pun mendapat siraman ilmu tentang enterpreneurship dari petinggi dan ‘pelajar’ MaGIC yang telah berhasil membangun start up (bisnis) nya. Di MaTiC, pusat pengembangan kebudayaan Malayia, kami dikenalkan dengan tarian dan musik tradisional Malaysia yang khas dengan budaya Melayu. Masih di hari yang sama, pada malam hari, kami melakukan Gala Dinner, yakni sebuah kegiatan semi-formal berbincang dengan pejabat kementerian pariwisata Malaysia untuk mengenal lebih dekat dan mengerti tentang strategi pengembangan pariwisata di Malaysia.

Pada hari ketiga, kami melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura sekaligus melakukan seminar dan diskusi tentang kewirausahaan bersama dua pembicara dari National University of Singapore (NUS), Aishah Zahari (asal Singapura, seorang manager, communication designer, pemilik enam start up di tahun pertamanya di NUS) dan Maulana Bachtiar (asal Indonesia, seorang PhD di bidang Pharmacogenomics dan Biofarmasi, co-founder dan chief editor Global Indonesian Voices). Seminar selama kurang lebih dua jam ini diawali oleh sambutan dari Bapak Wakil Kedutaan Besar RI Singapura, Ridwan Hassan. Meskipun sudah lama menunggu kami yang terjebak macet di perjalanan, beliau terlihat sangat antusias menjelaskan tentang potensi Indonesia dan keunggulan negara “mungil” Singapura di mata masyarakat ASEAN. “Modal terbesar Singapura menjadi negara maju ASEAN adalah perannya sebagai ‘hub’ lalu lintas internasional yang mendapat ‘trust’ dari masyarakat global”, tutur Pak Ridwan. “Indonesia, dengan modal kekayaan alam, demografi, dan letak strategisnya, seharusnya mampu melakukan lebih dari Singapura”. Sambutan singkat ini seperti cambuk bagi kami, generasi muda Indonesia, untuk bekerja lebih keras memajukan Indonesia. Tak hanya itu, materi, tips dan diskusi bertajuk “enterpreneurship” dari Kak Aishah dan Kak Maulana membakar semangat jiwa muda kami untuk semakin aktif menggali potensi dan berpikir kreatif serta kritis terhadap tantangan yang akan kami, atau Indonesia hadapi di pasar MEA. “Banyak pengalaman berharga dari kegiatan ini. Saya sadar, Malaysia dan Singapura keduanya negara hebat, namun Indonesia akan saya buat lebih hebat, yang pasti bersama rekan-rekan saya di sini beserta pemuda-pemudi pemimpin Indonesia masa depan”, tegas salah seorang peserta Youtex 2016.

youtex2 youtex9 youtex8 youtex7 youtex6 youtex5 youtex4 youtex3


***


Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044
SHARE