Beginilah Cara BAKTI NUSA Pastikan Kualitas Penerima Manfaat

0
221
Beginilah Cara BAKTI NUSA Pastikan Kualitas Penerima Manfaat
Beginilah Cara BAKTI NUSA Pastikan Kualitas Penerima Manfaat

Salah satu cara untuk mencapai
keberhasilan program pemberdayaan adalah dengan melakukan pemantauan dan
evaluasi secara rutin terhadap implementasi program. Agar berjalan obyektif,
maka monitoring dan evaluasi (monev)
tidak dilakukan oleh pelaksana program secara langsung.

Cara ini juga dilaksanakan
oleh pengelola Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA). Secara rutin dan
berkala, tim manajemen pusat akan melakukan monev ke daerah program. Monev
BAKTI NUSA bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan progresifitas para
penerima manfaat terkait kurikulum program kepemimpinan yang telah
diimplementasikan. Adapun manfaat dari proses monev tersebut adalah untuk
mempertahankan jiwa integritas para penerima manfaat serta untuk mengetahui
perkembangan terkini kondisi wilayah program dan penerima manfaat.

Saat monev, tim manajemen
pusat yang berkantor di Bogor akan terbang berkeliling menuju 11 wilayah
program BAKTI NUSA yaitu Padang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo,
Surabaya, Malang, Palembang, Pontianak, dan Bogor sendiri. Sasaran monev adalah
manajemen wilayah dan para penerima manfaat. Monev pertama tahun ini
dilaksanakan pada 1-3 Februari ini di Semarang.  

Selain mengkaji dan memaparkan
hasil laporan perkembangan penerima manfaat di masing-masing wilayah program,
pada agenda monev ini juga dilakukan pemantauan terkait kondisi social project wilayah yang dijalankan oleh
para penerima manfaat. Tim monev juga akan melihat langsung bagaimana
perkembangan leadership project masing-masing
penerima manfaat.

Terakhir, tim manajemen pusat
juga akan melakukan coaching dan indepth interview langsung kepada para
penerima manfaat guna mengetahui dan memberikan ­feedback arahan dalam merancang lifeplan mereka selama 5 tahun ke depan. Hasil dari monev ini akan
menjadi bahan review oleh manajemen
pusat untuk merancang perangkat program guna menjawab kebutuhan program di
semua wilayah.

Di samping monev secara rutin,
kualitas para penerima manfaat juga dipastikan saat penerimaan di awal melalui
mekanisme seleksi. Seleksi BAKTI NUSA sendiri berlangsung selama tiga bulan
sejak Desember 2018. Proses seleksi terdiri dari
beberapa tahap yaitu publikasi, pendaftaran, verifikasi berkas, wawancara, uji
publik, dan pengumuman akhir.

Saat ini wilayah program yang
telah menyelesaikan serangkaian proses seleksi dari awal hingga akhir terdiri
dari 7 wilayah yaitu Padang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya,
dan Malang. Sedangkan daerah yang akan segera menggelar proses uji publik yaitu
Palembang, Pontianak, Bogor, dan Solo.

BAKTI NUSA sendiri merupakan
program dari Dompet Dhuafa Pendidikan yang menaruh perhatian serius dalam
proses pengembangan kepemimpinan generasi muda di masa depan. Salah satu
program yang dikelola oleh BAKTI NUSA adalah pengembangan kepemimpinan bagi
aktivis mahasiswa di 11 wilayah program. Program tersebut bertujuan untuk
membentuk pemimpin berkarakter
dan berintegritas yang berperan aktif di tengah masyarakat
demi terwujudnya Indonesia berdaya.

Beasiswa yang diberikan
melalui BAKTI NUSA berasal dari amanah zakat masyarakat yang dihimpun oleh
Dompet Dhuafa. Karenanya, kualitas penerima manfaat program ini harus dijaga
agar dana yang didayagunakan benar-benar tepat sasaran dan tepat guna.

Komentar via Facebook