Beginilah Cara BAKTI NUSA Pastikan Kualitas Penerima Manfaat

0
170
Beginilah Cara BAKTI NUSA Pastikan Kualitas Penerima Manfaat
Beginilah Cara BAKTI NUSA Pastikan Kualitas Penerima Manfaat

Salah satu cara untuk mencapai keberhasilan program pemberdayaan adalah dengan melakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin terhadap implementasi program. Agar berjalan obyektif, maka monitoring dan evaluasi (monev) tidak dilakukan oleh pelaksana program secara langsung.

Cara ini juga dilaksanakan oleh pengelola Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA). Secara rutin dan berkala, tim manajemen pusat akan melakukan monev ke daerah program. Monev BAKTI NUSA bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan progresifitas para penerima manfaat terkait kurikulum program kepemimpinan yang telah diimplementasikan. Adapun manfaat dari proses monev tersebut adalah untuk mempertahankan jiwa integritas para penerima manfaat serta untuk mengetahui perkembangan terkini kondisi wilayah program dan penerima manfaat.

Saat monev, tim manajemen pusat yang berkantor di Bogor akan terbang berkeliling menuju 11 wilayah program BAKTI NUSA yaitu Padang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Palembang, Pontianak, dan Bogor sendiri. Sasaran monev adalah manajemen wilayah dan para penerima manfaat. Monev pertama tahun ini dilaksanakan pada 1-3 Februari ini di Semarang.  

Selain mengkaji dan memaparkan hasil laporan perkembangan penerima manfaat di masing-masing wilayah program, pada agenda monev ini juga dilakukan pemantauan terkait kondisi social project wilayah yang dijalankan oleh para penerima manfaat. Tim monev juga akan melihat langsung bagaimana perkembangan leadership project masing-masing penerima manfaat.

Terakhir, tim manajemen pusat juga akan melakukan coaching dan indepth interview langsung kepada para penerima manfaat guna mengetahui dan memberikan ­feedback arahan dalam merancang lifeplan mereka selama 5 tahun ke depan. Hasil dari monev ini akan menjadi bahan review oleh manajemen pusat untuk merancang perangkat program guna menjawab kebutuhan program di semua wilayah.

Di samping monev secara rutin, kualitas para penerima manfaat juga dipastikan saat penerimaan di awal melalui mekanisme seleksi. Seleksi BAKTI NUSA sendiri berlangsung selama tiga bulan sejak Desember 2018. Proses seleksi terdiri dari beberapa tahap yaitu publikasi, pendaftaran, verifikasi berkas, wawancara, uji publik, dan pengumuman akhir.

Saat ini wilayah program yang telah menyelesaikan serangkaian proses seleksi dari awal hingga akhir terdiri dari 7 wilayah yaitu Padang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Sedangkan daerah yang akan segera menggelar proses uji publik yaitu Palembang, Pontianak, Bogor, dan Solo.

BAKTI NUSA sendiri merupakan program dari Dompet Dhuafa Pendidikan yang menaruh perhatian serius dalam proses pengembangan kepemimpinan generasi muda di masa depan. Salah satu program yang dikelola oleh BAKTI NUSA adalah pengembangan kepemimpinan bagi aktivis mahasiswa di 11 wilayah program. Program tersebut bertujuan untuk membentuk pemimpin berkarakter dan berintegritas yang berperan aktif di tengah masyarakat demi terwujudnya Indonesia berdaya.

Beasiswa yang diberikan melalui BAKTI NUSA berasal dari amanah zakat masyarakat yang dihimpun oleh Dompet Dhuafa. Karenanya, kualitas penerima manfaat program ini harus dijaga agar dana yang didayagunakan benar-benar tepat sasaran dan tepat guna.

Komentar via Facebook