Bingung Mencari Strategi Memimpin? Kepoin Tulisan ini Dong!

0
205

Bingung Mencari Strategi Memimpin? Kepoin Tulisan ini Dong!

 

Pada zaman sekarang merupakan suatu perkara mudah menemukan referensi tentang kepemimpinan. Ratusan bahkan ribuan penulis banyak yang telah menghasilkan karya bertema kepemimpinan. Mulai dari pengertian kepemimpinan, jenis-jenis kepemimpinan, hingga cara-cara menjadi pemimpin yang unggul. Hal ini dapat dimengerti, karena manusia membutuhkan jiwa kepemimpinan itu. Namun tak berarti bahwa manusia dengan jiwa kepemimpinan saja telah mampu menguasai dunia. Diperlukan langkah-langkah strategis seperti perencanaan, implementasi dan pengawasan agar seorang pemimpin mempunyai keunggulan paripurna. Hal tersebut dapat kita kenal dengan istilah “Kepemimpinan Strategis” yang akan coba saya paparkan dalam tulisan berikut.

Kepemimpinan

Menurut pendapat Rauch & Behling, Kepemimpinan adalah proses  memengaruhi aktivitas kelompok yang terorganisir untuk mencapai sasaran. Selain kata kepemimpinan, sebenarnya banyak istilah lain yang menggambarkan arti serupa seperti pengendalian, kekuasaan, wewenang, manajemen, administrasi dan supervisi.

Strategis

Strategis berasal dari kata dalam bahasa Inggris “strategic” dengan akar kata “strategy“. Lalu, apa artinya? Menurut Prawirosentono dan Primasari dalam bukunya “Manajemen strategis dan pengambilan keputusan korporasi”, strategis memiliki beberapa “entries“, diantaranya adalah “seni dan ilmu untuk merencanakan dan pengarahan dari operasi militer dalam skala besar” (art and science of planning and divecting large scale military operations). Seperti kita ketahui, operasi militer bertujuan untuk memenangkan peperangan atau mengalahkan lawan.

Strategi dan Pemimpin

Lantas, apakah pemimpin memerlukan strategi? Jawabnya adalah “Ya!”. Dalam kenyataannya, persaingan antarpemimpin diibaratkan seperti medan perang (battle field). Apabila seorang pemimpin tidak siap mengalahkan pesaingnya, maka Ia sendiri yang akan dikalahkan. Misalnya, di Indonesia, mulai Januari 2015 perdagangan bebas Asean dimulai. Banyak perusahaan merasa tidak siap karena tidak mampu bersaing karena produk dalam negeri lebih mahal. Lalu, bagaimana solusinya? Satu-satunya cara ialah dengan menurunkan biaya produksi termasuk memberantas pungutan liar.

Kepemimpinan Strategis

“Kepemimpinan” dan “Strategis” mempunyai makna yang sama bahwa keduanya “ilmu dan seni” (science and art).  Jadi, kepemimpinan strategis dapat diartikan sebagai ilmu dan seni untuk menyatukan berbagai sumber daya yang dimiliki secara proporsional sehingga dapat diambil keputusan strategis untuk mencapai tujuan tertentu secara optimal dengan memerhatikan lingkungan sekitar.

Proses Tahapan Strategis

Tiga tahap proses kepemimpinan strategis (Prawirosentono dan Primasari, 2014):

  1. Perumusan atau perencanaan strategis (strategic planning)
  2. Pelaksanaan strategis (strategic implementing)
  3. Pengawasan strategis (strategic controlling/evaluating)

 

  1. Perumusan atau perencanaan strategis (strategic planning)

Tahapan awal ini, unsur strategis didasarkan pada “SWOT analysis” dimana seorang pemimpin harus mampu melihat kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) atas kebijakan yang akan diambilnya. Dengan menganalisis secara strategis atas kekuatan dan kelemahan yang ada, selanjutnya seorang pemimpin ini harus mampu melihat peluang (opportunity) dan hambatan (threat) yang akan menyertai.

  1. Pelaksanaan strategis (strategic implementing)

Setelah merencanakan, tahapan berikutnya adalah melaksanakan atau implementasi perencanaan tersebut. Tentunya semua sumber daya yang diperlukan dialokasikan tepat waktu dan tepat guna.

  1. Pengawasan strategis (strategic controlling/evaluating)

Tahapan ini merupakan tahap akhir dari rangkaian kegiatan kepemimpinan strategis. Adapun hal-hal penting dalam evaluasi strategis meliputi:

  1. Menilai hasil kerja secara keseluruhan.
  2. Menilai seluruh variabel internal dan eksternal yang dapat memengaruhi rencana strategis yang dilaksanakan.
  3. Membuat koreksi agar sesuai dengan rencana strategis.

 

 “Strategy without tactic is the slowest route to victory. But tactic without strategy is the noise before defeat” – Sun Tzu

Referensi:

  1. Prawirosentono dan Primasari, 2014. Manajemen Strategis dan Pengambilan Keputusan korporasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Komentar via Facebook
BAGIKAN