Cici, Etoser Universitas Sumatera Utara Dinobatkan Sebagai Mahasiswa Berprestasi

0
129

Cici Alhamdaina. Gadis kelahiran Binjai, 25 Maret 1999 ini merupakan penerima manfaat Beastudi Etos Wilayah Medan. Cici, begitulah sapaan akrabnya, pada bulan Maret kemarin dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi 1 di tingkat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara.

Menjadi sebuah prestasi yang membanggakan bagi Cici juga kedua orang tuanya. Cici yang saat ini tak hanya aktif dengan kegiatan akademik ini, nyatanya juga memiliki segudang aktivitas lain seperti organisasi dan komunitas, baik eksternal atau pun internal kampus, beberapa di antaranya adalah Pers Garda Media sebagai Staf PSDM, Perusahaan Persma Pijar sebagai Staf periklanan, Content writer di Lombalomba. com, CEO Inisiator, serta mentor muda di Mentoring Beasiswa & Prestasi. Organisasi ini menjadi salah satu wadah bagi Cici untuk menebarkan manfaat seperti motto hidup yang ia yakini, “Permudah urusan lain, InsyaAllah akan selalu datang kemudahan”.

Gadis penyuka fotografi dan melukis ini memiliki jawaban yang menarik ketika ditanya motivasi yang membuatnya ingin terus berprestasi, “Orangtua yang lelah bekerja serta menjadi orang yang berpengaruh dan meluaskan kebermanfaatan adalah motivasi untuk saya,” jawabnya.

Cici yang merupakan bungsu dari dua bersaudara dari Bapak Subroto dan Ibu Halimah ini juga seorang pembelajar. Cici banyak melibatkan diri dalam kegiatan positif serta aktif menjalin hubungan dengan orang-orang berprestasi dan memiliki kapabilitas yang mumpuni. Hal ini sengaja ia lakukan agar mendapatkan banyak insight serta sudut pandang baru untuk memperkaya khasanah pengetahuan dan pengalamannya, sehingga membuat dirinya menjadi pribadi yang dinamis dan semakin termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

Terlahir dari keluarga sederhana dan hangat, seorang ayah yang bekerja sebagai sopir angkutan umum dan ibu yang menjadi pengajar guru TK, membuatnya memiliki kedewasaan yang baik. Cita-cita terbesarnya adalah berangkat ibadah haji dengan kedua orang tuanya.

Ketika ditanya apa pengalaman paling berkesan yang mempengaruhi hidup Cici hari ini, jawabannya adalah ketika mengikuti perlombaan olimpiade Bahasa Jerman tingkat Nasional saat SMA. Di titik ini, Cici yang awalnya kurang percaya diri, menyadari bahwa ia memiliki kemampuan yang tidak boleh ia sia-siakan dan harus terus dikembangkan sebagai wujud rasa syukur. Cici juga berharap bisa terus menebarkan kebermanfaatan untuk sekitarnya, seperti salah satu target dalam hidupnya, memiliki korporasi media agar bisa meluaskan dakwah melalui media yang positif.

“Senantiasa melakukan hal-hal positif, berkumpul dengan orang-orang positif, berpikir hal2 positif,  menebarkan hal-hal positif and the positive things will come to you,” begitulah pesannya untuk generasi muda hari ini.

Saat ini  Cici tengah menjalani seleksi untuk mahasiswa berprestasi tingkat Universitas Sumatera Utara.

Komentar via Facebook