Cici, Etoser Universitas Sumatera Utara Dinobatkan Sebagai Mahasiswa Berprestasi

0
213

Cici Alhamdaina. Gadis kelahiran
Binjai, 25 Maret 1999 ini merupakan penerima manfaat Beastudi Etos Wilayah
Medan. Cici, begitulah sapaan akrabnya, pada bulan Maret kemarin dinobatkan
sebagai mahasiswa berprestasi 1 di tingkat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik, Universitas Sumatera Utara.

Menjadi sebuah prestasi yang
membanggakan bagi Cici juga kedua orang tuanya. Cici yang saat ini tak hanya
aktif dengan kegiatan akademik ini, nyatanya juga memiliki segudang aktivitas
lain seperti organisasi dan komunitas, baik eksternal atau pun internal kampus,
beberapa di antaranya adalah Pers Garda Media sebagai Staf PSDM, Perusahaan
Persma Pijar sebagai Staf periklanan, Content writer di Lombalomba. com, CEO
Inisiator, serta mentor muda di Mentoring Beasiswa & Prestasi. Organisasi
ini menjadi salah satu wadah bagi Cici untuk menebarkan manfaat seperti motto
hidup yang ia yakini, “Permudah urusan lain, InsyaAllah akan selalu datang
kemudahan”.

Gadis penyuka fotografi dan
melukis ini memiliki jawaban yang menarik ketika ditanya motivasi yang
membuatnya ingin terus berprestasi, “Orangtua yang lelah bekerja serta menjadi
orang yang berpengaruh dan meluaskan kebermanfaatan adalah motivasi untuk
saya,” jawabnya.

Cici yang merupakan bungsu dari
dua bersaudara dari Bapak Subroto dan Ibu Halimah ini juga seorang pembelajar.
Cici banyak melibatkan diri dalam kegiatan positif serta aktif menjalin
hubungan dengan orang-orang berprestasi dan memiliki kapabilitas yang mumpuni.
Hal ini sengaja ia lakukan agar mendapatkan banyak insight serta sudut pandang
baru untuk memperkaya khasanah pengetahuan dan pengalamannya, sehingga membuat
dirinya menjadi pribadi yang dinamis dan semakin termotivasi untuk menjadi
lebih baik lagi.

Terlahir dari keluarga sederhana
dan hangat, seorang ayah yang bekerja sebagai sopir angkutan umum dan ibu yang
menjadi pengajar guru TK, membuatnya memiliki kedewasaan yang baik. Cita-cita
terbesarnya adalah berangkat ibadah haji dengan kedua orang tuanya.

Ketika ditanya apa pengalaman
paling berkesan yang mempengaruhi hidup Cici hari ini, jawabannya adalah ketika
mengikuti perlombaan olimpiade Bahasa Jerman tingkat Nasional saat SMA. Di
titik ini, Cici yang awalnya kurang percaya diri, menyadari bahwa ia memiliki
kemampuan yang tidak boleh ia sia-siakan dan harus terus dikembangkan sebagai
wujud rasa syukur. Cici juga berharap bisa terus menebarkan kebermanfaatan
untuk sekitarnya, seperti salah satu target dalam hidupnya, memiliki korporasi
media agar bisa meluaskan dakwah melalui media yang positif.

“Senantiasa melakukan hal-hal
positif, berkumpul dengan orang-orang positif, berpikir hal2 positif,  menebarkan hal-hal positif and the positive
things will come to you,” begitulah pesannya untuk generasi muda hari ini.

Saat ini  Cici tengah menjalani seleksi untuk mahasiswa
berprestasi tingkat Universitas Sumatera Utara.

Komentar via Facebook