Etoser Banten Berunjuk Aksi Dalam Lomba Debat Nasional (KaSEIVENT 3.0)

0
225
Etoser Banten Berunjuk Aksi Dalam Lmba Debat Nasional (KaSEIVENT 3.0)
Etoser Banten Berunjuk Aksi Dalam Lmba Debat Nasional (KaSEIVENT 3.0)

“War, kamu mau ikut lomba essay enggak? Temanya tentang ZISWAF”, begitu ajakan dari salah satu temanku. Dalam benakku ini memang kesempatan baik untuk mengikuti perlombaan yang sesuai dengan bidang penjurusan yang ku pilih. Tetapi disisi lain, apa bisa aku ikut sementara ilmu ZISWAF baru saja aku pelajari. Namun saya memberanikan diri untuk gabung dalam lomba bersama kak Putri Dewi Puspita dan kak Chandra Wijaya.

Hari yang ku nanti pun tiba, pengumuman lomba mengatakan tim kami lolos dalam 8 besar lomba Debat Nasional di Universitas Riau bernama KaSEI Expo Intelectual Event bertemakan “Optimalization of Islamic Economic Development to Achieve Sustainable Development Goes 2030 (KaSEIVENT 3.0). Senang rasanya hati ini karena aku belum pernah sekalipun pergi ke luar pulau Jawa. Namun kesenangan itu hanya sesaat, kegelisahan mendatangi karena Aku belum pernah ikut lomba debat sebelumnya. Namun semangat yang kuat dapat menguatkanku untuk terus melanjutkan semua proses yang sudah kami mulai memberanikanku untuk berangkat ke Pekanbaru.

Acara dimulai  12 – 14 November 2018 dengan Seminar Internasional yang bertempat di Aula Rektorat lantai 4 Universitas Riau dengan pembicara-pembicara yang luar biasa, seperti Prof. Dr. Mohamad Akram Laldin sebagai Executive Director The Internasional Sharia Research Academy For Islamic Finance Malaysia; Dr. Jaenal Effendi sebagai Direktur Bisnis dan Manajemen Aset Komersial IPB; dan perwakilan dari pemerintah Kota Pekanbaru. Seminar ini berisikan materi tentang ekonomi Islam yang dapat dijadikan sarana edukasi dalam mengembangkan ekonomi Islam dan sarana dakwah dalam lingkup ilmiah. Selepas ISHOMA, dilanjutkan dengan pelaksanaan kompetisi debat dan lomba karya tulis ekonomi Islam. Dimana kedua perlombaan tersebut melibatkan peserta mahasiswa aktif dari beberapa wilayah di Indonesia. Kompetisi debat dilaksanakan di Yudisium FEB Universitas Riau dengan peserta 5 besar, yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta; Universitas Riau; dua tim dari IAIN Padang Sidempuan; dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sedangkan LKTEI dilaksanakan di Aula Rektorat lantai 4. Perlombaan berlangsung sampai jam 6 sore, kemudian para peserta delegasi kembali ke penginapan yang bertempat di Gedung Balai Pelatihan Kesehatan dan istirahat di kamar masing-masing.

Di hari berikutnya, tanggal 13 November 2018 dilanjutkan perlombaan-perlombaan tersebut dengan babak penyisihan semi final sampai final. Berlangsung hingga jam 1 siang, kemudian dilanjutkan dengan berkeliling di Universitas Riau dan sholat berjamaah ke masjid agung an-Nur, Pekanbaru. Malam harinya, dilangsungkan Gala Dinner sekaligus pengumuman lomba dan penutupan acara KaSEIVENT 3.0. Bertempat di aula Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekanbaru, bersama bapak Drs. Wahyu Hamidi M.Si selaku Penasehat KaSEI UNRI dan Wakil Dekan III FEB UNRI.

Pemungkas acara KaSEIVENT 3.0 yaitu fieldtrip ke Siak Sri Indra Pura untuk menambah wawasan tentang sejarah dan kebudayaan melayu sekaligus refreshing untuk para delegasi lomba, di hari ketiga. Perjalanan menggunakan dua minibus dan menghabiskan waktu kurang lebih dua jam perjalanan. Pertama, ziarah ke makam-makam tokoh besar disana, seperti makam Sultan Syarif Kasim II, dan makam Koto Tinggi (makam raja-raja Siak terdahulu). Kemudian sholat dzuhur di Masjid Syahabuddin, mengunjungi Kerajaan Siak, dan pergi ke Tepian Bandar Sungai Jantan untuk makan dan foto bersama. Saat waktu ashar hampir tiba, peserta delegasi masing-masing diantar ke bandara atau tempat lainnya untuk kembali ke wilayah asalnya. Pengalaman ini sungguh sangat tak terlupakan bagiku. Terimakasih Allah atas semua kasih sayangMu.

Komentar via Facebook