Etoser kembali Berjaya di Prescription 2018

0
408

Etoser kembali Berjaya di Prescription 2018

Oleh: Ahmad Akbar (Pendamping Beastudi Etos Makassar)

Lomba Debat Mahasiswa Nasional merupakan rangkaian kegiatan Prescription 2018 oleh Keluarga Mahasiswa (Kema) Farmasi 2018.

Kegiatan yang berlangsung pada April 2018 ini mengangkat tema “Generasi Emas, Ciptakan Kontribusimu untuk Indonesia”. Tujuan kegiatan ini ialah sebagai sarana mengembangkan kreatifitas mahasiswa dalam menyalurkan idenya dalam gagasan yang inovatif untuk membangun negeri.

Khusus Lomba Debat Mahasiswa Nasional, peserta yang terdaftar sebanyak 36
orang yang tergabung dalam 12 tim. Tim kami termasuk sebagai satu dari tim yang terdaftar
tersebut. Skema perdebatan dimulai dengan babak penyisihan yang terdiri dari 3
pertandingan. Tim kami memulai pertandingan dengan memenangkan seluruh babak
penyisihan. Selanjutnya, kami menghadapi tim dari Universitas Haluleo di babak 8 besar
membahas tema tentang “Sektor swasta berperan penuh dalam Pengelolaan Kesehatan”.
Kami yang bertindak sebagai Tim Kontra yang menawarkan alternatif untuk lebih
mengedepankan Peran Pemerintah serta pembatasan peranan sektor swasta berhasil
memenangkan perdebatan untuk melaju ke semifinal.

Pada babak Semifinal, kami menghadapi tim tuan rumah yakni Farmasi Universitas
Hasanuddin dengan tema “Kewajiban meminum obat pelupa dalam Penanganan penyakit
Post Traumatic Disorder Syndrome (PTSD)”. Kami yang kembali bertindak sebagai Tim
Kontra kembali memenangkan perdebatan dengan menghadirkan alternatif untuk lebih
mengedepankan konsep terapi dan konseling dalam mengatasi penyakit PTSD serta
menguatkan dengan pembahasan dari segi sosiologis, yuridis dan empiris.

Pada babak Grandfinal, kami berhadapan dengan tim Institut Pertanian Bogor (IPB). Kami
bertindak sebagai Tim Pro dengan Tema “Penutupan Asuransi Swasta untuk
mengedepankan penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)”. Perdebatan yang
berlangsung dengan sangat seru berhasil dimenangkan oleh Tim Kontra yakni Institut
Pertanian Bogor”. Tim kami telah menjelaskan tujuan dan urgensi dalam penerapan mosi ini
ini namun kami ternyata tidak mampu menyakinkan dewan juri mengenai gambarantentang
konsep jaminan yang mampu diberikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ketika
Asuransi Swasta ditutup untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Hasil peredabatan ini menjadikan kami sebagai Juara 2 dalam Lomba Debat Mahasiswa
Nasional. Secara pribadi, saya selaku pembicara kedua dalam tim, berhasil meraih
penghargaan khusus sebagai Pembicara Terbaik.


Enam perdebatan yang kami lalui dalam rangkaian Lomba Debat Mahasiswa
Nasional Prescription 2018, menghadirkan berbagai pembelajaran yang sangat berharga.
Pembelajarannya berupa semangat dan persiapan untuk berdebat harus matang. Persiapan
berupa kajian mosi melalui berbagai literatur harus semakin kami giatkan hingga persiapan
mental dan etika dalam berdebat. Sehingga mampu menyajikan argumen yang berkualitas
dengan penuh retorika dan estetika.

Semoga ke depannya kami semakin semangat untuk terus belajar dan berbagi yang tertuang
dalam profil Etos sebagai insan yang unggul dan kontributif. Terima kasih untuk dukungan
prestasi yang telah diberikan oleh Beastudi Etos Indonesia.

Komentar via Facebook
BAGIKAN