Etoser Medan Beradu Ilmu di Maliki Econiomic Debate Competition 2018

0
76
Etoser Medan Beradu Ilmu di Maliki Econiomic Debate Competition 2018
Etoser Medan Beradu Ilmu di Maliki Econiomic Debate Competition 2018

Maliki Econiomic Debate Competition 2018 adalah kompetisi yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangkaian Event Economic Festival (ECOFEST) tahun 2018. Peserta LDBI adalah 36 tim dari 24 Perguruan Tinggi di lingkungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan se-Indonesia. Tim dari Universitas Sumatera Utara diwakili oleh 3 tim. Tim USU I terdiri dari Anas Alfarizi, Billy Dimas Anggoro dan Ahmad Bahri Situmorang. Tim USU II terdiri dari Dedi Mahardi Zuhdi, Antoni dan Limartaida Siahaan. Tim USU III terdiri dari Asriani Zuriah Harahap (Sastra Inggris’17), Dimas Tauhid (Agribisnis’16) dan Muhammad Yoga Pratama (Agribisnis’16) yang telah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh panitia pelaksana.

Acara yang berlangsung pada tanggal 14 November 2018 ini bertujuan memberikan definisi serta solusi terbaik terhadap isu-isu peran generasi milenial terhadap pembangunan nasional di era revolusi industri 4.0, meningkatkan kemampuan Bahasa Indonesia lisan dan menciptakan kompetisi yang sehat antar mahasiswa, meningkatkan daya saing lulusan perguruan tinggi melalui media debat ilmiah, meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia lisan, dan menciptakan iklim kompetitif, meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis, sehingga mahasiswa mampu bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional, mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk menyampaikan pendapat secaralogis dan sistematis.

“Bangga dapat menjadi salah satu peserta lomba debat Maliki Econiomic Debate Competition 2018 oleh UIN MAULANA MALIK IBRAHIM, MALANG 2018. Saya mendapat banyak teman baru dari berbagai Universitas di seluruh Indonesia yang seyogiyanya membuka cakrawala ilmu baru antar universitas. Saya juga mendapat pengalaman baru untuk lebih belajar lagi agar menjadi pribadi yang lebih handal lagi “Where other complaint, there our succesfully, let others complaint but you don’t” (Jack Ma), jelas Asriani Etoser Medan.

            “Terimakasih kepada Beatudi Etos yang telah memberikan saya support prestasi. Mohon maaf karena Etoser Medan kali ini masih menduduki posisi harapan I namun, kami dan terutama saya pribadi akan terus mencoba bahkan akan menghabiskan seluruh kegagalan itu dan kemudian akan menang, menang dan menang (Amin)”, pungkas Asriani sebagai Etoser Medan.

Beastudi Etos adalah beasiswa untuk anak-anak muda lulusan SMA yang tengah memperjuangkan cita-citanya agar dapat kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pilihan. Mereka tengah berjuang demi masa depan di tengah keterbatasan dan hambatan ekonomi. Beastudi Etos memiliki mimpi besar bagi perbaikan bangsa Indonesia melalui program pengembangan sumber daya manusia.

Komentar via Facebook