Future Leader Camp 2018 Ajangnya Para Aktivis Mengasah Kepemimpinan di Era Milenial

0
476

Future Leader Camp 2018 Ajangnya Para Aktivis Mengasah Kepemimpinan di Era Milenial

 

Solo – Konon generasi muda usia produktif akan mendominasi jumlah penduduk sebagai dampak bonus demografi di Indonesia. Bonus ini kabarnya dapat memberikan dampak positif apabila diberdayakan dengan baik, namun dapat berdampak sebaliknya jika pihak yang berwenang tak mampu memanfaatkan peluang ini dengan bijak.

Selain mendapatkan bonus demografi, Indonesia dan juga dunia sedang menghadapi era millenial di mana perkembangan teknologi informasi berlangsung sangat pesat. Berbagai produk dan jasa hasil perkembangan teknologi dan informasi memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat baik secara individu maupun kelompok. Hal ini menyebabkan perubahan perilaku atau kebiasaan yang pada akhirnya membentuk sebuah budaya baru.

Melihat potensi tersebut, Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa Pendidikan menyelenggarakan Future Leader Camp (FLC) 2018. FLC 2018 merupakan acara tahunanyang disusun secara matang untuk memberikan pembekalan kepemimpinan bagi 64 aktivis terpilih dari 18 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan selama 4 hari, mulai 3 Mei hingga 6 Mei 2018 di Solo, Jawa Tengah.

Pembekalan pertama dilaksanakan pada 3 Mei bertajuk Training Orientasi tentang Dompet Dhuafa yang akan diberikan oleh beberapa narasumber antara lain Muhammad Syafi’ie El-Bantanie-Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan, Zaim Uchrowi-Pendiri Republika, Purwa Udiutomo-General Manager Beastudi Indonesia dan  Erie Sudewo-Pendiri Dompet Dhuafa. Acara ini akan dilaksanakan di Kusuma Sahid Hotel, Solo

Pada 4 Mei, para aktivis diajak mengikuti Gala Dinner dan bincang-bincang inspiratif bersama Dedi Endriyatno, Wakil Bupati Sragen di pendopo rumah dinasnya.

Pada 5 Mei FLC dilanjutkan dengan Islamic Leader’s Talk. Acara yang diperuntukkan untuk umum ini akan dilaksanakan di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dengan meghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai narasumber dipandu oleh Iwel Sastra. Narasumbernya antara lain Imam Rulyawan-Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Mursida Rambe-Pendiri BMT Beringharjo, Muhammad Jazir ASP-Cendekiawan Muslim,  Miftah Sabri-CEO Selasar, dan Enny Sri Hartati-Direktur INDEF.

Rangkaian FLC 2018 dilanjutkan dengan kegiatan Project Camp bersama Arif Rahmadi Haryono (GM Pendidikan Dompet Dhuafa) dan Hakam El-Farizi (CEO bawaberkah.org). Pada sesi ini para aktivis akan mempresentasikan project bertema “Techno Park” yang telah mereka kembangkan.

Setelah serangkaian acara pembekalan kepemimpinan, pada 6 Mei kegiatan akan ditutup dengan kegiatan outbond untuk memperkuat solidaritas para aktivis. Outbond dilaksanakan untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan pikiran para aktivis. (PM-AR)

Komentar via Facebook