Lakukan Langkah Kecil untuk Perbaikan Pendidikan Indonesia

0
284
Lakukan Langkah Kecil untuk Perbaikan Pendidikan Indonesia
Lakukan Langkah Kecil untuk Perbaikan Pendidikan Indonesia
Muhammad Syafi’ie El-Bantanie, Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan) mengajak 210 orang hadirin Education Outlook 2019 untuk ikut berkontribusi dalam perbaikan kualitas pendidikan, meski hanya melakukan langkah kecil. “Lakukan langkah kecil saja, karena perubahan kecil yang dilakukan oleh banyak orang akan berdampak besar,” kata pria yang akrab disapa Syafi’ie ini.
Syafi’ie menjadi salah satu narasumber pada perhelatan kerjasama lembaga yang dipimpinnya dengan Forwacana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Rabu (19/12) ini. Isu yang diangkat pada Education Outlook kali ini adalah Indonesia membutuhkan kurikulum pendidikan kepemimpinan. Acara berformat seminar dan diskusi ini mengangkat tema “Memupuk Jiwa Kepemimpinan Dalam Pendidikan”.
Pada paparannya, penulis 75 buku pengembangan diri ini menyoroti akses pendidikan yang belum merata di Indonesia. “Ada banyak anak bangsa yang tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah, padahal mereka memiliki hak yang sama,” ungkap Syafi’ie.
Hal tersebutlah yang mendasari DD Pendidikan untuk berkiprah secara aktif untuk melakukan pemerataan pendidikan berkualitas. Banyak program yang telah digulirkan oleh tim Syafi’ie untuk itu, mulai dari memberikan beasiswa bagi anak-anak berprestasi namun terbatas ekonominya hingga melakukan pendampingan sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
DD Pendidikan juga sudah mulai menerapkan kurikulum kepemimpinan dalam program-programnya. Misalnya pada sekolah formal yang dikelola oleh DD Pendidikan, SMART Ekselensia Indonesia, di sana kepemimpinan menjadi kurikulum kekhasan. Juga program Beasiswa Aktivis Nusantara yang mempersiapkan para penerima manfaatnya untuk menjadi pemimpin masa depan.

Syafi’ie dan tim programnya di DD Pendidikan juga telah mengembangkan kurikulum kepemimpinan yang diberi nama Uswah Leadership. Kurikulum ini pun diterapkan pada seluruh program yang dijalankan DD Pendidikan. “Kita butuh model pendidikan yang kompatibel agar bisa diterapkan di berbagai daerah di Indonesia,” terang Syafi’ie.

Syafi’ie dan tim DD Pendidikan meyakini bahwa kurikulum kepemimpinan dalam pendidikan mampu menjadi solusi atas permasalahan negeri ini yang makin kompleks. Kurikulum tersebut akan mencetak pemimpin yang tidak hanya berkarakter namun memiliki integritas, sehingga mampu membawa Indonesia pada kejayaannya kembali.
Menggagas kurikulum kepemimpinan merupakan langkah kecil DD Pendidikan jika dibandingkan dengan luasnya Indonesia dan banyaknya masalah yang dihadapi. Karena itulah, Syafi’ie dan DD Pendidikan mengharapkan sinergi dari segenap stakeholder negeri ini agar kurikulum tersebut dapat diterapkan di seluruh Indonesia.
Komentar via Facebook