Lepas Juang Para PEMUDA Kontributif

0
535

Hari ini, Ahad 17 September 2017, menjadi hari yang bersejarah dan hari yang tidak akan pernah dilupakan oleh tujuh penerima manfaat Beastudi Etos Semarang. Pasalnya mereka telah menyelesaikan program pembinaan di Beastudi Etos dengan ditandai prosesi Lepas Juang Beastudi Etos (baca: wisuda).

Prosesi Lepas Juang ditandai dengan pengalungan medali dan penyerahan ijazah oleh Manajemen Wilayah (Koordinator Wilayah, Faris Fanani dan Pendamping, Septi Ayu Nur Azizah) dan Manajemen Etos Pusat, Muhamad Saepudin dan Dinis Syifaul Haq.

Koordinator Wilayah Etos Semarang, Faris Fanani memberikan sambutan dan pesannya bahwa teman-teman etoser 2013 insyaallah sudah bisa membawa nilai Etos di mana pun tempatnya akan berkontribusi

“Harapan kami profil PEMUDA Kontributif (pemimpin, mandiri, unggul, disiplin, akhlak islami, dan kontributif) tetap melekat dalam diri, baik dengan atau tanpa nama Etos. Profil PEMUDA Kontributif tidak boleh hilang dari diri teman-teman,” ujar Faris Fanani

Pada sesi wisuda kali ini, turut diundang tiga alumni Etos Semarang yaitu Imron Hamzah dari jalur entrepreneur, Khatulistiwa Tour and Travel (Angkatan 2004); Siswadi dari jalur profesional, konsultan keuangan (Angkatan 2003); dan Pariman Siregar dari jalur akademisi, dosen (Angkatan 2004). Mereka bercerita dan berbagi pengalaman inspiratif selama menjadi etoser dan selama menjalani kehidupan pasca kampus dalam talkshow yang dimoderatori oleh Zamakh (pendamping Etos Semarang).

“Keinginan untuk berbagi dan peduli menjadi nilai yang paling dirasakan semasa di asrama. Itu harus menjadi poin utama yang teman-teman Etos dapatkan. Kita harus cepat menentukan target atau bidang yang akan dijalani. Sehingga bisa menyusun rencana dari awal. Kalaupun di tengah jalan ada pergantian, dengan ikhlas dan sabar insyaallah akan Allah tunjukkan jalan-Nya,” tegas Imron Hamzah, Pengusaha Khatulistiwa Tour and Travel, Alumni Etos Semarang 2004.

Kekurangan bisa jadi hambatan untuk sebagian orang dan Etos bisa membuat kekurangan (mental block) itu menjadi karunia dan mampu mengarahkan kita mengonversi menjadi jalan kesuksesan. Ada tiga hal yang harus dipersiapkan dalam menjalani karir. Pertama, pastikan bidang yang akan didalami ada kebermanfaatan yang akan diberikan kepada masyarakat. Kedua, pastikan sesuai dengan passion kita. Ketiga, pastikan keahlian kita bisa “dijual” kepada masyarakat,” kata Riswadi, Konsultan Keuangan, Alumni Etos Semarang 2003

Selamat dan sukses di kehidupan selanjutnya.

Salam PEMUDA Kontributif

Komentar via Facebook
BAGIKAN