Pentingnya Kepemimpinan Strategis, Poros Manajerial Organisasi

0
65

Oleh: Virga Dwi Efendi – Universitas Airlangga

BA 7 Surabaya

Dewasa ini peran seorang pemimpin baik dalam lingkup organisasi tingkat sekolah, universitas, perusahaan sampai setingkat negara memerlukan sebuah formulasi strategis guna dapat mengoptimalkan kinerjanya dan tujuan yang hendak dicapai. Berbicara mengenai seorang pemimpin maka akan lekat dengan kepemimpinan (leadership) itu sendiri, tidak hanya itu seorang pemimpin  bagi saya adalah seorang yang tidak hanya mampu memimpin namun haruslah mereka yang mengajarkan nilai-nilai kebajikan (wisdom) dalam setiap rancangaan visi dan misinya dalam mencapai tujuan bersama.

Berdasarkan Penelitian oleh Centre for Creative Leadership pada 2004 menunjukkan bahwa kepemimpinan strategis adalah tentang kemampuan seorang pemimpin mengubah orang melalui visi dan nilai-nilai, budaya dan iklim kerja, serta struktur dan sistem. Kepemimpinan strategis lebih jauh berarti kemampuan yang dimiliki pemimpin untuk mengelola, mengkoordinasikan, memengaruhi serta memotivasi dan meningkatkan kinerja orang-orang yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan organisasi. Apabila kita amati lebih lanjut kajian mengenai kepemimpinan strategis ini menuntut seorang pemimpin sebagai poros organisasi dalam melatih dan meningkatkan kapasitasnya dalam upaya:

  • mengantisipasi dan meramalkan kejadian dalam lingkungan eksternal organisasi yang memiliki potensi untuk mempengaruhi kinerja organisasi
  • mengevaluasi implementasi strategi dan hasil secara sistematis, dan membuat penyesuaian strategis
  • menentukan tujuan dan prioritas yang tepat untuk mencapainya
  • menjadi komunikator yang efektif.
  • mampu memanajerial masalah
  • meminimalisir risiko yang terjadi dalam dinamika keorganisasian

Hal tersebut sejalan dengan formuasi kepemimpinan strategis Kun Wahyu Wardana dalam bukunya Zoom In Zoom Out Your Views menyebutkan kunci rahasia untuk mencapai tujuan seorang pemimpin yaitu “Be S.M.A.R.T (Smart, Measurable, Attainable, Relevant, Time Bound)”. Specific artinya tujuan harus dirumuskan secara sederhana dan jelas. Measurable yaitu adanya tujuan yang terukur dan dapat diketahui. Attainable memiliki arti bahwa tujuan yang hendak dicapai bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dicapai, namun tidak boleh juga terlalu rendah. Sebisa mungkin tujuan tersebut haruslah berifat menantang sehingga menuntut seorang pemimpin selalu berusaha mengembangkan pengetahuan, keahlian serta kemampuan lain sebagai “anak tangga” guna mencapai tujuan tersebut. Relevant berarti bahwa segala hal yang diambil atau diputuskan nantinya harus dipastikan memiliki kesesuaian dengan tujuan bersama yang ingin dicapai. Dalam hal ini dikatakan bahwa seorang pemimpin yang memiliki visi haruslah melakukan pertimbangan sebelum menentukan langkah. Time Bound yaitu memiliki pengertian bahwa tujuan memiliki tenggat waktu, dengan time schedule yang telah direncanakan.

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY