Perjalanan Sukses di Program Pastoral Australia 2018 Indonesia (NIAPP)

0
182

Mita Sari, salah satu penerima Beastudi Etos Dompet Dhuafa mendapat kesempatan untuk bergabung dalam Program Pastoral Australia 2018 Indonesia (NIAPP). Program yang berlangsung sejak 23 Juni hingga 5 September 2018 ini menjadi perjalanan belajar yang ketat bagi Mita karena selama sembilan setengah minggu dia dan mahasiswa terpilih dari Indonesia lainnya harus siap menimba ilmu tentang dunia peternakan di industri peternakan Australia Utara.
Program tersebut merupakan program magang di peternakan sapi potong di wilayah Northern Territory (NT), Australia Utara. Tujuan dari program terebut adalah meningkatkan soft skill mahasiswa peternakan di bidang peternakan sapi potong dengan ditempatkan langsung pada beberapa cattle station di NT untuk ikut bekerja dengan para stockman, dan mencari ilmu serta pengalaman disana.
20 orang mahasiswa peternakan dari 14 universitas di Indonesia telah terpilih melalui seleksi yang sangat ketat sebagai peserta NTCA Indonesia Australia Pastoral Program 2018 (NIAPP 2018), salah satunya Mita Etoser Samarinda Jurusan Peternakan angkatan 2015 yang mempunyai mimpi memiliki bisnis peternakan terbesar se-Asia.
Kegiatan pertama dimulai tanggal 23 Juni2018 dengan mengunjungi beberapa perusahaan yang konsern di bidang peternakan. Banyak hal yang didapat dari kunjungan yang dilakukan diantaranya ketika berkunjung ke PT. Widodo Makmur Perkasa (PT.WMP) kami mendapatkan materi dasar tentang prosedur operasional standar penanganan ternak, selain itu kami juga mendapat pelajaran mengenai cara melakukan animal handling yang benar.
Pelajaran berharga lainnya yaitu mengenai ESCAS (Export Suplly Chain Assurance System), yaitu suatu sistem yang dilakukan kepada exporter untuk menjaga rantai pasok sapi yang diberikan kepada importer. Secara garis besar ESCAS dimulai dengan 1. Pembentukan standar checklist keseusian dan penilaian fasilitas yang akan digunakan berdasarkan standar lembaga kesehatan hewan dunia atau OIE (Office International Des Epizooties), 2. Livestock Traceability (pengontrolan identifikasi ternak menggunakan RFID), 3. Control Through The Supply Chain (Perjanjain dagang atau kepemilikan), 4. Independent 3rd party audits (pihak ketiga yang bertugas mengaudit dan membrikan laporan ke exporter).
Keesokan harinya, pada tanggal 24 Juni 2018, peserta NIAPP 2018 mendapatkan pembekalan menenai Work in Cattle Station dan animal handling. Tanggal 25 Juni kami medapakan pembekalan tentang Indonesia Australia Red Cattle Meat&Cattle partnerip tentang kesempatan berkarir di indutri peternakan.
Hari-hari berikutnya hingga acara selesai pada tanggal 5 September 2018 kami lalui dengan penuh semangat karena kami yakin semua yang kami dapatkan sekarang ini adalah rezeki dari Allah yang harus kami syukuri karena tidak semua insan dapat merasakan rezeki ini.

Komentar via Facebook