PTTEP Gandeng Dompet Dhuafa Dorong Mahasiswa Rencanakan Karier

0
65

Tidak kurang 300-an mahasiswa dari berbagai universitas mengikuti Inspiring Talk and Career Plan Training, Sabtu (18/11/2017), di Gadjah Mada University Club and Convention Yogyakarta.

Melalui program yang diadakan oleh PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) bekerja sama dengan Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa, kali ini para mahasiswa itu didorong agar memiliki pencanaan karier.

“Inspiring Talk merupakan salah satu cara untuk memberikan inspirasi khususnya  kepada mahasiswa dan pemuda,” ungkap Umu, ketua panitia acara itu.

Sejumlah tokoh nasional hadir. Di antaranya Titi Thongjen. Dia adalah General Manager (GM) PTTEP Malunda Limited and PTTEP South Mandar Limited a Company of PTT Group.

Selain itu, hadir pula Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo maupun Vice President HC Bukalapak, Gema Buana Putra serta Gumilar AR, perwakilan dari Kementerian ESDM.

Didampingi Irwan Mardelis selaku Public Affairs & Relations Officer PTTEP Malunda Limited and PTTEP South Mandar Limited a Company of PTT Group, kepada wartawan di sela-sela acara Titi Thongjen menyampaikan pemuda dan mahasiswa merupakan aset yang sangat penting bagi negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Thailand.

Itu sebabnya, PTTEP sebagai perusahaan migas Pemerintah Thailand memiliki kepedulian menjalin kerja sama dengan Indonesia. Salah satu bentuk kontribusi itu berupa beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa Indonesia.

Menurut Titi Thongjen, pengembangan perekonomian suatu negara hendaknya bertumpu pada kekuatan yang dimiliki oleh masing-masing negara.

Thailand mengandalkan pertanian dan pariwisata. Sedangkan Indonesia memilik kekuatan budaya yang tiada duanya. Artinya, masing-masing negara memiliki keunggulan spesifik dan itulah yang perlu dikembangkan, tidak perlu mencontoh negara lain.

Inspiring Talk and Career Plan Training, Sabtu (18/11/2017), di Gadjah Mada University Club and Convention. (dwi suyono/koranbernas.id)

Ahsen dari Dompet Dhuafa menambahkan,  target dari kegiatan ini nantinya para mahasiswa penerima beasiswa PTTEP memiliki bekal untuk merencanakan karier mereka, setelah lulus dari perguruan tinggi.

Baginya, investasi sumber daya  manusia (SDM) itu sangat penting dan merupakan investasi jangka panjang yang baru bisa dipetik hasilnya pada 10 hingga 15 tahun ke depan.

Dia juga menegaskan pemuda perlu memperoleh pembekalan supaya tidak melupakan identitas bangsa sendiri.

Yang pasti, acara ini merupakan bagian dari program kerja sama strategis antara PTTEP dengan Dompet Dhuafa, yang sudah selama tiga tahun lebih memberikan beasiswa kepada 25 mahasiswa terbaik dari kampus terbaik di Indonesia. (sol)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY