Ramadan Itu Menakjubkan, Ramadan Jangan Malas-malasan

0
111

Ramadan Itu Menakjubkan, Ramadan Jangan Malas-malasan

Oleh: Aang Hermawan

Ramadan ini menjadi  Ramadan yang berbeda untuk saya.Kenapa berbeda? Karena di Ramadan tahun ini saya bisa memiliki banyak kegiatan menakjubkan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Tahun ini saya merasakan Ramadan di kota berbeda, dengan aktivitas berbeda pula. Bulan Ramadan kali ini saya dikelilingi oleh banyak orang hebat di salah satu lembaga yang hebat pula, di mana orang-orang di dalamnya selalu berbagi dan terus menyebarkan kebaikan kepada semua orang membutuhkan.

Dulu, kegiatan saya selama Ramadan hanya sebatas berpuasa dan mengajar saja, setelah itu selesai. Namun sekarang berbeda, setiap hari saya dituntut terus menebarkan kebaikan bagi orang banyak. Bukan hanya sekadar menyebarluaskan tulisan penuh manfaat dan makna, namun juga aktivitas yang saya lakoni pun harus benar-benar sarat manfaat.

Hari pertama Ramadan memang dikenal sebagai hari yang sangat melelahkan. Di satu sisi tubuh kita banyak melakukan penyesuaian, di sisi lain fisik dan otak harus terus bekerja untuk memikirkan bagaimana menyebarkan kebaikan bagi orang lain. Godaan untuk bermalas-malasan di  bulan Ramadan sangatlah besar, keinginan untuk kembali bergumul di balik selimut lebih besar ketimbang bekerja mencari ridho Allah. Kalau sudah begitu di dalam pikiran berkecamuk dua pilihan, istirahat saja atau lanjut bekerja?

Pikiran-pikiran itu selalu datang ketika kita sedang melakukan suatu  pekerjaan. Jika dituruti maka pastilah kita memilih untuk beristirahat, apalagi kita sudah terlanjur terbiasa dengan kalimat ini: “tidurnya orang yang berpuasa adalah pahala”. Nah kalau tidur saja berpahala, apalagi melakukan kebaikan kan?

Bekerja tidak akan mengurangi pahala berpuasa, bekerja pasti akan menguras semua tenaga kita, namun jika kita ikhlas dan melakukannya dengan sungguh-sungguh niscaya semuanya akan menjadi ringan. Bekerja juga bisa jadi mampu meningkatkan nilai ibadah kita di mata Allah dan berpuasa akan menyatukan semuanya menjadi ladang amal yang harus kita syukuri dan nikmati.

Lelah, letih, capek pasti datang melanda, namun semuanya akan hilang dengan ketulusan dan keikhlasan. Mari lanjutkan bekerja dengan hati, katakan tidak untuk bermalas-malasan. Untuk mendapatkan ridho Ilahi memang tak mudah, tapi kita bisa berusaha untuk bekerja dengan perasaan senang hati maka kelak kita akan memetik buah usaha kita yang manis.

***

Mari bergabung dan bergandengan tangan bersama Dompet Dhuafa Pendidikan untuk menyalakan pelita harapan anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi melalui program-program pendidikan berkualitas. Salurkan zakat, infak, dan sedekahmu melalui nomor rekening: 2881 2881 26 BNI Syariah a.n. Yayasan Dompet Dhuafa Republika

 

Komentar via Facebook
BAGIKAN