Roro dan Jawaban Perjalanan Hidupnya

0
178
Roro dan Jawaban Perjalanan Hidupnya
Roro dan Jawaban Perjalanan Hidupnya

Rasanya, menjadi mahasiswi yang salah jurusan atau salah universitas. Terpuruk begitu saja dan tidak melakukan apapun kecuali penyesalan. Tapi kegiatan seperti in sungguh membuatku lebih kesal, marah rasanya dengan diri sendiri. Kenapa tidak masuk jurusan itu, knapa tidak masuk di universitas itu, belum pernah sama seklai aku mendapatkan jawaban yang aku akui kebenarannya. Bertanya pad yang lain, teman sepantaran dan kakak – kakak yang pernah dahulunya seperjuangan denganku. Taka da satupun dari mereka bisa memberikanku jawaban atas kebingungan dan keputus asaanku.

Sebenanya, apa akuntansi itu? Apa sangat membosankan seperti ini?dunia yang aku inginkan tidak seperti ini. Akuntansi dulu sangat menarik, kenapa sekarang tidak? Sekarang aku menemukannya, tepat pada semester 5 ini. Hari ini aku adalah pejuang yang sama kuatnya dengan aku yang dulu. Punya cita – cita yang lebih kuat dan bisa dipertanggung jawabkan. Memag cukup terlambat, tapi aku akan mengakselerasi diriku lebih cepat dari pelari didunia ini, Yakin.

Hari ini, aku harus membatalkan beberapa kegiatan di Surabaya, diantaranya membatalkan agenda dengan dosen, acara penyambutan anggota pusat data yang baru, dan banyak karena sedang dalam posisi perjalanan menuju ke Jakarta, dalam rangka presentasi paper yang diadakan oleh ICAEW, atau biasa kita kenal dengan IAI nya Inggris, Sebuah asiosiasi Akuntansi yang melabeli dirinya dengan standar tinggi dan sertifikasi yang  diterima di seluruh dunia.  Bukan main, tapi tanpa saya duga, saya bisa berhadapan langsung dengan kepala ICAEW Indonesia, dan Asia.

Dihari pertama saya, yang berlokasikan di Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta Barat. Saya beserta kawan lainnya tinggal di apartemen yang disediakan oleh Universitas Kristen Krida Wacana, Saya merasakan betapa kuatnya diri saya waktu itu, dengan setelah kemeja dan jas, wages tinggi berjalan bersama dengan kawan yang lain, turun dari apartemen melewati mall, dan dijemput dengan mobil menuju lokasi. Berjalan dengan tegas, dengan langkah lebar, tas dijinjing seperti auditor perusahaan. Hahahaha.

Presentasi berjalan lancar dan tampak baik – baik saja, justru yang aku dapatkan adalah semanfat yang luar biasa untuk semakin mendalami. Kegiatan kami berakhir hari itu juga dengan penutupan den pengumuman pemenang. Sama sekali aku tidak kecewa dengan hasil yang aku dapat. Jika tidak sekarang, besok pasti.

Semangatku masih sama, peluang dan kesempatan yang lain masih sangat terbukaasalkan akum au berusaha lebih keras dan belajar. Sekalipun agnda penting hari itu telah berakhir, dengan tetap sama, aku mengendalikan beberapa kegiatan lain di Surabaya dengan upaya jarak jauh, Dan aku benar – benar menikmatinya.

Hari kedua, hari dimana semua delegasi dari setiap universitas di Indonesi amenjadi saksi ikrar penetapan hari akuntan Muda Indonesia. 85 Universitas, dan aku salah satu yang beruntung menyaksikannya karena aku adalah finalis dari 10 finalis yang ada. Sisanya adalah delegasi dan perwakilan dari undangan ketua HIMA, Dosen, Tokoh – tokoh akuntan dan ICAEW.

Hari itu aku dibuat takjub dengan kekuatan yang dimunculkan dari bersatunya seluru calon akuntan Indonesia. Melihat banyak kekuatan dan keyakinan bersama, rasanya, aku tahu untuk apa aku disini dan menjad bagian dari Akuntansi. Aku menjawab pertanyaan diri melalui proses pribadiku, dengan jalan yang tidak aku ketahui, dan mungkin hanya Tuhan yang menuntunku dengan benar. Akhirnya jawabanku terjawab satu – persatu, dan kuharap bisa menemukan jawaban yang lain untuk mengokohkanku.

Komentar via Facebook