Saatnya Bertanya Pada Diri

0
27

Saatnya Bertanya Pada Diri

Oleh: Kurniawati Hakim, BA 7 Pontianak

Pernahkah  anda mendengar bahwa kita dilahirkan sebagai pemimpin ? Naluri kepemimpinan itu pasti ada dalam diri seseorang secara alami. Akan tetapi tinggal bagaimana proses dan keberanian itu muncul dari diri kita sendiri untuk menumbuh kembangnya. Berbicara tentang kepemimpinan, ada beberapa jenis pemimpin yaitu:

  • Pemimpin yang ditakuti karena kekuasaan
  • Pemimpin yang disegani karena wibawa dan skill yang dimilikinya
  • Pemimpin yang dipilih karena nurani orang yang dipimpinnya

Pengertian umum mengenai kepemimpinan strategis adalah kemampuan seseorang untuk mengantisipasi, melihat masa depan, menjaga fleksibelitas, berpikir strategis, bekerja dengan orang lain, dan untuk memulai perubahan yang mendorong organisasi atau kelompok mempunyai daya saing.

Idealnya suatu kepemimpinan harus memiliki visi, misi, prediksi akan hal buruk yang mungkin terjadi di masa depan dan bagaimana cara yang tepat untuk mengatasinya.  Hal penting lain yang menjadi tolak ukur kepemimpinan adalah bagaimana komunikasi yang diberikan oleh seorang pemimpin tidak lagi hanya sekedar perintah atau lebih tepatnya satu arah. Baiknya komunikasi yang terjadi adalah dua arah sehingga perintah yang diberikan mendapat timbal balik atau respons yang jelas, hal ini diperlukan agar masukan yang diterima oleh para pekerja dapat juga di dengar oleh seorang pemimpin. Sehingga pembaharuan akan ide atau hal baru cepat terjadi karena tidak bersifat homogen.

Pertanyaannya mengapa kepemimpinan strategis itu diperlukan ?

  • Perubahan akan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat, jika kita bertindak lambat dan mengikuti cara lam amaka kita akan jauh tertinggal
  • Ketidakpastian dimasa depan, dampak negatif dari setiap perubahan pasti meninggalkan bekas kemungkinan untuk menghadapi masalah dimasa depan yang sulit untuk dipecahkan dan tidak tercantum dalam standar operasional mungkin saja terjadi. Oleh karena itu perlu strategi yang matang untuk menjawab hal tersebut
  • Permasalahan yang lebih kompleks karena perubahan pola pokir dan informasi yang tersebar cepat sehingga banyak orang yang terjebak dan menerima mentah-mentah akan informasi yang di peroleh tanpa menyaringnya terlebih dahulu.

Ciri kepemimpinan strategis yaitu :

  • Cakupannya geraknya luas yaitu keseluruhan dari organisasi bukan hanya pada unit tertentu
  • Kepemimpinan strategis mempunyai fikiran jangka panjang, sehingga dampak yang ditimbulkan dari hasil keputusan tersebut dapat dirasakan lebih lama
  • Keputusan yang inovatif terkadang membuat perubahan yang signifikan. Misalnya kepemimpinan strategis dalam sebuah perusahaan . Dimana hasil keputusan untuk menggabungkan perusahannya dengan perusahan lain pasti akan membuat segala peraturan dan sistem mengalami perubahan yang signifikan.

Dalam sebuah kepemimpinan yang strategis semua gerak yang dilakukan beriringan dengan segala ide dan harapan baru, aplikasi yang dilakukan untuk merealisasikan segala perubahan dilakukan dengan tahap-tahap dan tata cara yang tepat dan teratur, lebih tepatnya sistematik.

Segala objek yang dijadikan tujuannya juga jelas dan bagaimana cara mencapainya. Bukan hanya omong belaka fungsi khusus dari kepemimpinan strategis yaitu:

  1. Perencanaan, dilakukan untuk mengarahkan kepada tujuan dan hasil yang ingin dicapai. Perencanaan ini tentunya memuat analisis kondisi yang terjadi pada saat ini, setelah dilakukan evaluasi awal ini maka dilanjutkan dengan pembuatan visi dan misi , kemudian dari visi misi ini maka ditentukan hal apa yang memotori kesuksesan suatu tujuan selanjutnya pengembang luasan strategi ada.
  2. Pelaksanaan, dalam proses pelaksanaan kepemimpinan strategis yang paling penting adalah melaksanakan tugas sesuai job masing-masing, saling memotivasi serta menjaga keharmonisan
  3. Evaluasi, hal ini perlu dilakukan untuk melihat sejauh mana upaya dan usaha yang telah dilakukan apakah membuahkan hasil atau tidak kalau tidak kiranya apa yang membuat usah tersebut tidak dapat membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Mungkin saja disebabkan arahan yang kuarng jelas, kesalahan individu dan lain sebagainya. Dalam evaluasi ini semua orang diberikan kebebasan untuk berbicara sehingga keluhan maupun masukan atau ide yang luar bisa yang mungkin dimiliki oleh individu masing-masing dapat menjadi jalan untuk membuka jalan kesuksesan bersama.

Dari pemaparan diatas, sudah jelas bahwa menjalankan sebuah kepemimpinan memanglah bukan hal yang mudah, akan tetapi bukan juga hal yang sangat sulit karena kemampuan tersebut sudah ada pada diri kita masing-masing tinggal bagaimana ikhtiar kita dalam mengasah kemamppuan tersebut.

Hal yang begitu penting untuk diingat memimpin bukanlah tentang bagaimana menjadi posisi yang paling atas untuk mendapatkan prestise akan tetapi yang lebih dari itu adalah bagaimana tanggung jawab yang diembannya. Dalam kepemimpinan seorag pemimpin harus cerdas dan tanggap terhadap suatu kondisi yang mungkin memerlukan keputusan yang cepat dan akurat.

Sebaik-baiknya suatu tujuan yaitu tujuan yang dilandasi dengan pemikiran yang realistis dan mempunyai tahapan yang jelas sehingga mudah  tidak sengaja  diterima banyak orang . dengan  terorganisir dengan baik, sehingga sangat mudah untuk mengetahui tahapan lanjutannya bagaimana.

Puncak dari keberhasilan kepemimpian strategis dilihat dari sasaran demi sasaran yang  dapat dicapi dan seberapa lama suatu kepemimpinan tersebut dapat bermanfaat bagi banyak orang.  Akan ada sesuatu yang melekat pada masing-masing orang yang tertanam secara tidak sengaja sebgai bentuk keberhasilan kepemimpinan strategis karena sebelum menggapai suatu hal yang perlu dibenah adalah individu itu sendiri.

Hal yang mendarah daing tersebut secara tidak sengaja juga dapat diikuti oleh banyak oramng dengan kata lain dapat ditularkan dan diturunkan banyak orang. Oleh karena itu mulailah mengerjakan sesuatu dengan ca yang teratur sehingga kita bisa menikmati proses, karena hal yang dapat dinikamati dari suatu perjalanan adalah proses sedangkan hasil pasti mengikuti dibelakangnya.

Komentar via Facebook
BAGIKAN