Yuk Melek Film di Bulan Ramadan Bersama Ngabuburead!

0
52

Yuk Melek Film di Bulan Ramadan Bersama Ngabuburead!

Komunitas Filantropi Pendidikan (KFP) Dompet Dhuafa Pendidikan sebagai wadah berkumpulnya anak muda kreatif di Indonesia kembali menggelar Ngabuburead pada Jumat (08-06), yang dilaksanakan bersama komunitas Morality Audio Visual Networking di Aula Hukum Abdullah Shiddiq Universitas Ibnu Khaldun Bogor.
Menggadang tema “Apresiasi dan Kolaborasi Dalam Pendidikan” kegiatan yang dihadiri 200 peserta dari berbagai universitas di Bogor ini diharapkan mampu mengeratkan kolaborasi antar komunitas di Bogor.
“Ngabuburead merupakan rangkaian kegiatan yang berkolaborasi dengan komunitas-komunitas di Bogor yang  dilaksanakan selama Ramadan, kami ingin bersinergi dengan semua komunitas guna mengajak generasi muda  untuk berkontribusi terhadap pendidikan di Indonesia,” ujar Marlina, Koordinator KFP.
Ngabuburead pekan ingin memberikan suasana baru dengan bekerjasama dengan MAVNet (Morality Audio Visual Network) melalui kegiatan berbagi wawasan dengan para peserta tentang pentingnya nilai moral dan pendidikan dalam sebuah pembuatan film dan meningkatkan keterampilan dalam mengoptimalkan kemampuan mereka.
“Melalui kolaborasi ini kami berharap akan muncul tontonan-tontonan yang tidak hanya menghibur tapi juga mendidik yang lahir dari kreatifitas teman-teman komunitas film di Bogor yang dapat berkontribusi untuk pendidikan Indonesia”, ujar Marlina
Selain bertujuan memberikan edukasi, Ngabuburead digadang menjadi ruang untuk berkreasi dalam menyelenggarakan kegiatan yang berdampak di komunitasnya masing-masing. Serangkaian kegiatan telah di persiapkan guna menyukseskan kegiatan ini diantaranya lokakarya Blue Print Film oleh Agung Jarkasih, Hubungan Audio Visual dengan Pendidikan oleh Q Hamdan Ngabei, Next Step After Production oleh Rama Adira; dan screening film Hai Ayah dari UKM Mav-Net, Ulang(an) dari GEO cinema, dan Jangan Bilang Bagas dari GEO cinema.
“KFP mengajak semua kalangan untuk turut berkontribusi terhadap pendidikan di Indonesia karena kami yakin apapun minat teman-teman dapat memberikan manfaat untuk pendidikan Indonesia,” tutup Marlina.  (AR)
Komentar via Facebook
BAGIKAN